SuaraBatam.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam telah memutuskan untuk mengajukan dua nama kandidat, Marlin dan Amsakar Achmad, ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS untuk dievaluasi lebih lanjut. Keputusan ini diambil setelah komunikasi intensif dengan semua kandidat potensial, menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Batam, M Yusuf.
"Kami telah mengajukan kedua nama tersebut ke pusat untuk evaluasi lebih lanjut," kata Yusuf dilansir dari batamnews, jaringan suara.com, 9 Juli 2024.
Yusuf menambahkan bahwa pihak Marlin telah diundang ke Jakarta, dan minggu ini giliran Amsakar yang akan mengikuti.
"Pihak Marlin sudah kami undang ke Jakarta. Insya Allah minggu ini giliran Amsakar yang akan ke Jakarta," tambahnya.
Proses seleksi yang telah memasuki tahap lanjut ini, menurut Yusuf, akan segera membuahkan keputusan akhir yang menjadi kewenangan DPP PKS. Namun, Yusuf juga menyoroti keinginan kuat dari kader PKS Kota Batam untuk bisa diikutsertakan dalam Pilwako sebagai calon wakil wali kota.
"Sebenarnya, ada harapan besar agar kader PKS bisa disertakan dalam pemilihan nanti sebagai wakil," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa PKS memiliki lebih banyak kursi di DPRD dan merasa wajar jika kader mereka ingin terlibat lebih dalam. Yusuf mengingatkan bahwa telah ada rekomendasi dari beberapa kader, termasuk Bakhtiar, Raden Hari Tjahyono, dan Suryani.
Bakhtiar yang telah mendapatkan kursi di DPRD, tersisa tiga nama yang diharapkan bisa mendapatkan dukungan dari calon wali kota.
Pengajuan dua nama ini ke pusat, PKS Batam kini menunggu keputusan final dengan harapan dapat segera bergerak mengkonsolidasikan dukungan di daerah.
Baca Juga: Tanah Digugat Perusahaan, Nasib Petani dan Peternak Ikan di Temiang Batam Terancam
"Karena memang sekarang kita yang sering diperbincangkan untuk Pilwako Batam," tutup Yusuf.
Berita Terkait
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru
-
PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran
-
Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak