SuaraBatam.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengalami peningkatan dalam tiga bulan terakhir. Data Dinas Kesehatan mencatat terdapat 76 kasus terkonfirmasi DBD yang dirawat dari Januari hingga Juni 2024, dengan satu kasus meninggal dunia.
Kelurahan Batu IX menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, mencapai 39 persen dari seluruh kasus di Tanjungpinang. Penderita DBD didominasi oleh anak-anak, namun orang dewasa juga tidak lepas dari risiko terjangkit.
Hingga Juni 2024, tercatat 76 kasus DBD dengan satu orang meninggal. Kelurahan Batu IX menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi. Penderita DBD didominasi anak-anak, namun orang dewasa juga berisiko.
Melansir Antara, Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam mengungkapkan bahwa perubahan pola cuaca merupakan salah satu pemicu peningkatan kasus DBD.
Sejak Maret hingga April 2024, curah hujan tinggi setelah musim panas diikuti oleh cuaca panas dan sesekali hujan pada Mei 2024.
Siklus kehidupan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama DBD, dipengaruhi oleh kondisi cuaca ini, sehingga terjadi peningkatan kepadatan nyamuk yang berdampak pada meningkatnya kasus DBD.
"Telur nyamuk demam berdarah bisa bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun," tambah Rustam, menegaskan pentingnya kewaspadaan berkelanjutan untuk mencegah penyebaran DBD.
Selain itu, langkah pencegahan tambahan (Plus) termasuk penggunaan obat nyamuk, pemasangan kelambu, dan pemantauan jentik nyamuk secara berkala.
Untuk penanganan kasus positif DBD, Rustam menyebutkan dilakukan penyelidikan epidemiologi, abatisasi, dan fogging untuk mengendalikan penyebaran penyakit secepat mungkin.
Baca Juga: Kelelahan, Jemaah Haji Asal Tanjungpinang Meninggal di Tanah Suci
Berita Terkait
-
Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis
-
Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang
-
Penulis Novel Misteri Keigo Higashino Wafat, Karya Terakhir Siap Rilis 2026
-
Kejutkan Publik! Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia di Usia 68
-
Rekam Jejak Troy Pantouw Jubir IKN yang Ditemukan Tewas di Rusun ASN
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant