SuaraBatam.id - Sebuah kapal perang TNI Angkatan Laut akan segera diberi nama Raja Haji Fisabilillah, sebagai penghormatan kepada pahlawan nasional tersebut. Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang mengungkapkan bahwa usulan ini telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL).
Usulan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Pangkoarmada I. Raja Haji Fisabilillah, yang juga dikenal sebagai Yang Dipertuan Muda Riau-Lingga-Johor-Pahang IV, adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang terkenal dengan perlawanannya terhadap penjajah Belanda di Kepulauan Riau.
"Alhamdulillah, kami mendapat kabar dari Pangkoarmada I bahwa pemberian nama Raja Haji Fisabilillah untuk kapal perang besar tersebut telah direstui dan disetujui. Kami hanya tinggal menunggu kepastian lebih lanjut dan berharap Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri juga dapat turut hadir dalam peresmian serta penabalan nama kapal tersebut. Ini tentunya menjadi prestasi juga bagi LAM Kepri karena usulan ini berasal dari mereka," ujar Ansar saat acara Silaturahmi Bersama LAM Provinsi Kepri yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Senin malam, 17 Juni 2024, dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ansar juga memaparkan bahwa tujuan silaturahmi ini adalah untuk menginformasikan kepada seluruh pengurus LAM bahwa Gedung LAM yang berlokasi di Gurindam 12 akan diresmikan pada akhir Juli 2024, bersamaan dengan peresmian Gedung Dekrasanasda.
"Oleh karena itu, segala prosesi peresmian sedang disiapkan lebih awal. Mungkin juga akan ditambah dengan pemberian gelar adat kepada Kapolda yang telah lama mengabdi dan berjasa untuk Kepri. Saya sendiri sudah pernah diberikan gelar ketika menjadi Bupati di Bintan dahulu sehingga tidak perlu diberikan gelar lagi karena nanti akan double gelarnya. Pada malam harinya, akan kita isi dengan kegiatan sholawatan bersama Syekh Assegaf agar apa yang kita lakukan dan niatkan mendapatkan ridho Allah SWT," tambahnya.
Gubernur Ansar juga menyampaikan harapannya agar LAM Kepri terus eksis, mengambil peran yang lebih besar, dan memberikan masukan terbaik dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.
"LAM Kepri teruslah berkontribusi bagi pembangunan, dan doakan agar berbagai program Pemprov Kepri yang sedang berjalan dapat kita selesaikan sehingga berdampak dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kepri," tutupnya.
Berita Terkait
-
5 Destinasi Wisata Religi Buddha di Kepulauan Riau, Sarat Sejarah dan Spiritualitas
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
-
Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 3 Maret 2026
-
Puncak Gerhana Bulan Total Dimulai Petang Ini, BMKG Ungkap Fasenya
-
Dear Pekerja, Berikut 3 Lokasi Posko Pengaduan THR di Batam
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Senin 2 Maret 2026
-
Harga Emas Antam Hari Ini Meroket, Jadi Rp3.135.000 per Gram