SuaraBatam.id - Bencana kembali melanda Natuna. Kali ini, angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Senin (10/6/2024) mengakibatkan ambruknya atap tribun lapangan sepak bola di Kecamatan Bunguran Timur.
Kejadian ini menyebabkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar. Melansir Antara, menurut Zulheppy, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, ambruknya atap tribun disebabkan oleh angin kencang yang menerjang wilayah tersebut.
BPBD Natuna telah menurunkan tim kaji cepat untuk memeriksa kondisi dan menghitung kerugian, serta berkoordinasi dengan OPD terkait untuk membersihkan lokasi.
"Anak-anak sudah turun dan OPD lain juga sudah turun untuk menanganinya (membersihkan lokasi)," imbuh Zulheppy.
Peristiwa ini menambah deretan kerusakan akibat cuaca ekstrem di Natuna. Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan surat imbauan terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah, termasuk Pulau Bunguran, Pulau Tiga, Pulau Midai, Pulau Laut, dan Pulau Subi, selama periode 9-11 Juni 2024.
Masyarakat setempat diimbau untuk waspada bencana alam, khususnya di wilayah yang rawan cuaca ekstrem.
"BMKG juga sudah mengeluarkan surat imbauan terkait cuaca ekstrem," kata dia.
Berita Terkait
-
BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini
-
Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar