SuaraBatam.id - Seorang pria menantang pemilik toko serba ada di Penang, Malaysia untuk bertarung "satu lawan satu" harus menelan pil pahit setelah menerima pukulan telak karena tak tahu siapa yang dilawannya. Video perkelahian ini menjadi viral di media sosial setelah dibagikan oleh pengguna Facebook Ary Aery pada 5 Juni.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 8,1 juta kali. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berhelm putih menantang pemilik toko untuk bertarung tanpa alasan yang jelas.
Perkelahian singkat terjadi, dengan pria berhelm tersebut terjatuh ke lantai setelah menerima rentetan pukulan. Ternyata, pemilik toko adalah seorang mantan juara taekwondo dengan sabuk hitam.
Pemilik toko kemudian berkata, "Jadilah seorang pria sejati. Satu per satu," sambil mengganti sekantong beras yang jatuh dalam perkelahian itu. Dia juga menambahkan, "Siapa pun yang kalah, keluarlah dari toko."
Pria bermarga Wu (transliterasi) ini menjelaskan bahwa dia mulai belajar taekwondo pada usia 17 tahun dan bahkan pernah memenangkan kejuaraan pada tahun 1996 di Penang.
Ia juga pernah mengajar kelas taekwondo sebagai pengganti pelatih lokal, namun memutuskan untuk tidak menjadi pelatih tetap karena kesibukannya mengelola bisnis toko serba ada milik keluarganya.
Meskipun pria berhelm tersebut berusaha menyerang kembali dengan helmnya, dia tidak berdaya melawan Wu.
Setelah insiden tersebut, Wu melaporkan kejadian ini ke polisi.
Baca Juga: Kakap dan Kerapu Kepri Rajai Pasar Malaysia dan Singapura, Raup Jutaan Rupiah per Hari!
Berita Terkait
-
Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA
-
FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain
-
Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
-
Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba