SuaraBatam.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan perbankan untuk memerangi maraknya judi online yang meresahkan masyarakat. Salah satu strateginya adalah membangun sistem canggih untuk melacak aktivitas transaksi mencurigakan yang terkait dengan judi online.
"Kami terus mendorong perbankan untuk membangun sistem yang mampu mendeteksi transaksi terkait judi online," ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam acara FGD dengan redaktur media massa di Batam, Kepulauan Riau, Dikutip dari Antara, Senin (10/6/2024).
Permintaan ini dilatarbelakangi tingginya keluhan masyarakat kepada OJK terkait judi online. Presiden Joko Widodo pun turut menyoroti maraknya praktik perjudian daring ini.
"Bapak Presiden juga resah melihat judi online. Tentu menjadi keresahan kita bersama untuk memberantasnya," kata Mirza.
Kendala utama dalam pelacakan judi online adalah nominal transaksinya yang kecil, tidak selalu mencapai Rp500 juta seperti batas pelaporan wajib ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Solusinya, perlu sistem yang bisa memantau pergerakan mencurigakan pada rekening-rekening kecil," jelas Mirza.
Sebagai langkah awal, OJK telah memblokir sekitar 5.000 rekening yang teridentifikasi digunakan untuk judi online. Upaya pemberantasan ini akan terus dilakukan, termasuk menelusuri aliran dana dari rekening-rekening terblokir tersebut.
"Upaya ini tidak berhenti di situ. Kami akan terus menelusuri ke mana dana judi online ini mengalir," tegas Mirza.
Baca Juga: Terlantar! Penumpang Lion Air Kepanasan di Bandara Hang Nadim, Bus Tak Kunjung Datang
Berita Terkait
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan
-
Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura
-
Investor Pasar Modal RI Melonjak 50%, OJK Soroti Literasi
-
Reformasi Berbuah Manis, OJK Kantongi Sinyal Positif dari Investor Global
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik