SuaraBatam.id - Seorang pria berusia 34 tahun ditangkap Pasukan Kepolisian Singapura (SPF) karena diduga membuat ancaman bom ke Bank DBS. Namun, ancaman bom tersebut berhasil digagalkan SPF, pelaku ditangkap dalam waktu empat jam.
Melansir mustsharenews, menurut pernyataan SPF, pria tersebut menelepon Bank DBS pada tanggal 27 Mei dan dalam beberapa panggilannya, dia mengancam akan menaruh bom di kantor pusat bank dalam waktu satu jam. Pria ini, melakukan lebih dari 30 panggilan telepon ke bank itu.
Menanggapi ancaman ini, Bank DBS segera menghubungi polisi. Petugas dari Divisi Kepolisian Bedok langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi serta menangkap pelaku.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pria tersebut tidak memiliki sarana untuk melaksanakan ancamannya. Tidak ada pula benda mencurigakan yang ditemukan di DBS Asia Hub maupun DBS Asia Central.
Pria yang ditangkap ini akan didakwa di pengadilan dengan tuduhan menyampaikan informasi palsu tentang hal yang berbahaya.
Dia terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun, denda hingga 50.000 dolar Singapura atau keduanya.
Berita Terkait
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Enggan Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti