SuaraBatam.id - Salah satu pemudik, Habibi, mengaku sudah tiba di Pelabuhan Batuampar sejak pukul 14.00 WIB. Ia mendapatkan informasi penundaan keberangkatan KM Kelud rute Batam-Belawan Medan dua jam dari jadwal semula.
Informasi tersebut ia dapat melalui SMS blast sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya perjalan mudik harus tertunda.
"Harusnya berangkat jam 6 sore, dan harus sudah di sini jam 3 sore. Ternyata telat dua jam. Saya dapat info dari SMS blast sekitar jam 4 sore tadi. Jadi sampai sekarang masih nunggu di pelabuhan," kata Habibi.
Melansir Antara, PT Pelni Cabang Batam menjelaskan penundaan keberangkatan KM Kelud rute Batam-Belawan Medan karena arus laut yang kuat.
Kapal yang dijadwalkan berangkat pada Minggu (7/4) pukul 18.00 WIB, ditunda menjadi pukul 20.00 WIB.
Baca juga:
Pasangan Singapura yang Hilang Saat Gempa di Taiwan Belum Ditemukan
Rute Padang dan Jakarta Paling Ramai Dituju dari Bandara Hang Nadim Batam
"Penundaan ini karena arus laut yang kuat, sehingga kecepatan kapal tidak bisa maksimal," kata Kepala PT Pelni Cabang Batam, Muhammad Iqbal.
Pihak Pelni telah menginformasikan keterlambatan ini kepada seluruh penumpang melalui SMS blast. Sebanyak 772 penumpang Program Tiket Gratis Angkutan Lebaran 2024 ikut dalam keberangkatan ini.
Sebelumnya, Pelni Batam telah menambah kapasitas penumpang KM Kelud dan KM Dorolonda sebanyak 2.000 orang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik Lebaran 2024.
"Tambahan kapasitas ini untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diprediksi meningkat 10 hingga 20 persen," kata Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI