SuaraBatam.id - Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau (BI Kepri), menyiapkan uang baru sebesar Rp 2 triliun untuk kebutuhan Lebaran 2024. Angka meningkat 5,3 persen dibandingkan tahun 2023 yakni Rp 1,9 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Suryono mengatakan, peningkatan jumlah uang baru untuk warga Kepri memperhitungkan angka asumsi makro.
Menurutnya, tren realisasi tahun-tahun sebelumnya secara historis, pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen mudik Lebaran yang juga mendorong peningkatan kebutuhan uang kartal menjadi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Suryono mengatakan, kebutuhan uang untuk momen Lebaran dipenuhi melalui layanan kas keliling BI, layanan penukaran uang bersama BI dan perbankan, serta layanan penukaran uang di 147 titik loket perbankan di seluruh Kepri.
"Masyarakat dapat layanan tersebut mulai tanggal 15 Maret-5 April 2024. Untuk mengetahui informasi jadwal layanan kas keliling BI dan tata cara penukaran uang, masyarakat dapat mengakses tautan https://pintar.bi.go.id," ujar Suryono, dikutip dari Antara, Kamis (21/3/2024).
Dia menjelaskan, selama periode Ramadan dan Idul Fitri, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi Rp197,6 triliun atau naik 4,65 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 yang sebesar Rp188,8 triliun.
"Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, BI menyelenggarakan layanan penukaran di 499 titik dan pelayanan penukaran di perbankan seluruh 4.264 kantor bank/titik yang tersebar di seluruh Indonesia," kata dia lagi.
Menurut Suryono, melalui kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024 merupakan bentuk kontribusi Bl dalam rangka menyambut peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan wujud perhatian BI untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat.
"Serambi 2024 juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan, berbelanja produksi dalam negeri, serta menabung dan berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui rupiah," katanya.
Berita Terkait
-
"War Uang Baru" Jelang Lebaran: Tradisi Sensasional atau Cara Berbagi Kebahagiaan?
-
Stasiun Yogyakarta Masih Layani Penukaran Uang Baru 16-17 Maret 2026, Cek Syaratnya di Sini
-
Penumpang KA Bisa Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan, Ini Jadwal dan Syaratnya
-
Apa Hukum Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan dalam Islam? Hati-Hati Bisa Riba
-
Cari ATM Pecahan Rp20 Ribu? Ini Daftar Lokasinya di Berbagai Kota
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Ratusan iPhone Selundupan Disita Bea Cukai Batam, Gagal Sampai Siak
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan