SuaraBatam.id - Batas akhir pendaftaran sertifikasi wajib halal bagi produk makanan, minuman, dan hasil penyembelihan di Kepulauan Riau pada Tanggal 17 Oktober 2024. Bagi pelaku usaha, ini bukan sekadar kewajiban, tapi juga peluang besar untuk menggapai pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing.
Kepala Kanwil Kemenag Kepri Mahbub Daryanto menegaskan, sertifikasi halal bukan hanya untuk melindungi umat Muslim, tapi juga membuka pintu bagi ekspansi usaha.
"Label halal merupakan syarat utama produk kita bisa masuk ke pasar luar negeri, seperti Malaysia," tuturnya dilansir dari Antara.
Kemenag Kepri terus aktif mensosialisasikan dan membantu pelaku usaha, terutama UMKM, dalam mengurus sertifikasi halal. Tahun 2023, Kepri bahkan melampaui target kuota sertifikasi halal dengan 13 ribu sertifikat yang terbit.
Baca juga:
Kesal Ditegur Ambil Foto, Pria di Singapura Racuni Bubble Tea Wanita Pakai Obat Disfungsi Ereksi
Detik-detik Roket Startup Jepang Meledak 5 Detik Setelah Diluncurkan
Kemenag RI menyediakan program Sehati, yaitu sertifikat halal gratis bagi UMKM dengan omzet Rp500 juta ke bawah per tahun. Pada tahun 2024, kuota sertifikasi halal secara nasional mencapai 1 juta, dan Kepri diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini.
"Pendamping halal siap membantu UMKM dalam proses pengurusan sertifikasi halal, mulai dari mengakses OSS, memperoleh NIB, hingga mengisi formulir terkait bahan baku dan proses produksi," jelas Mahbub.
Manfaat sertifikasi halal tak hanya soal akses pasar. Label halal meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk, yang berujung pada peningkatan omzet.
"Konsumen Muslim, yang merupakan mayoritas di Indonesia, akan lebih yakin membeli produk dengan label halal," kata Mahbub.
Berita Terkait
-
Hasil Rekapitulasi KPU: Prabowo-Gibran Menang Telak di Kepri, Berikut Data Perhitungan Suara
-
Empat Caleg dari Batam Ini Berpotensi Lolos ke DPR, Salah Satunya Putra Wali Kota
-
Daftar Lengkap Parpol dan Caleg Dapil Tanjungpinang yang Mendapatkan Kursi DPRD Kepri
-
Disetujui DPRD, Tahun Ini Kepri Sediakan Beasiswa untuk 1.500 Mahasiswa, Ini Persyaratannya
-
Terungkap Dua Anak di Bawah Umur dan Satu Siswa SMK Jadi Pengedar Narkoba di Batam
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak