SuaraBatam.id - Kepala Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, memastikan bahwa stok beras aman untuk masyarakat di Kepulauan Riau hingga tiga bulan ke depan.
Hal ini dibuktikan dengan ketersediaan stok beras SPHP di empat Kabupaten/Kota, termasuk Tanjungpinang yang mencapai 850 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Juni.
"Stok beras kita aman, Tanjungpinang, Bintan, Lingga, dan Anambas," ujar Arief Alhadihaq dilansir dari batamnews, pada Selasa, 20 Februari 2024.
Baca juga:
Gak Cuma Raffi Ahmad yang Disuruh Minggir, Menteri Bahlil Lahadalia Pernah Didorong Mayor Teddy
Bulog juga memastikan harga beras SPHP tetap terjangkau, yaitu Rp51.250 per karung 5 kilogram, jauh lebih murah dibandingkan beras premium yang dijual Rp13.500 per kilogram.
Selain beras, Bulog juga menyediakan "daging kerbau beku dengan harga Rp80.000,-, minyak goreng, dan gula" untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar