SuaraBatam.id - Wilayah Sosialisasi Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, yakni Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Putrajaya, Selangor, Perak, Kelantan dan Terengganu, sudah mulai menyalurkan hak pilih melalui metode KSK pada 4-10 Februari.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono meminta Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia menyalurkan hak pilih dalam Pemilu 2024 dengan penuh tanggung jawab dan tertib.
“Besok ada 91 titik KSK (Kotak Suara Keliling). Silakan datang ke lokasi paling mudah dijangkau,” kata Hermono, dilansir dari Antara.
Dia meminta WNI menjaga ketertiban saat di tempat pemungutan suara dan menyalurkan hak pilihnya mesti memperhatikan arahan PPLN, terutama persyaratan atau dokumen yang harus dibawa, seperti paspor, KTP, atau Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).
“Yang penting kita sama-sama sukseskan Pemilu di Malaysia ini dengan baik ya. Kerja sama dari teman-teman dan bapak, ibu sekalian saya harapkan," kata Hermono.
Ia mengatakan mereka yang tidak masuk Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) masih dapat menyalurkan hak suara melalui Daftar Pemilih Khusus (DPK).
Dia berharap semua WNI yang belum masuk DPT datang ke World Trade Center Kuala Lumpur di daerah Chow Kit pada 11 Februari agar bisa menyoblos dengan membawa dokumen yang disyaratkan.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
-
Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Hancurnya Dunia Timnas Futsal Malaysia, 2 Tahun Beruntun oleh Indonesia
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Ratusan iPhone Selundupan Disita Bea Cukai Batam, Gagal Sampai Siak
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan