SuaraBatam.id - Sekitar 50 orang pekerja mengerjakan pelipatan 800 ribu surat suara Pemilu 2024 di Tanjungpinang. Anggota KPU Tanjungpinang, Andri Yudi, mengatakan upah untuk melipat surat suara dibagi menjadi tiga kategori, yakni untuk surat suara Presiden/Wakil Presiden RI sebesar Rp190 per lembar, kemudian DPD RI dan DPR RI sebesar Rp220 per lembar, dan DPRD tingkat Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang sebesar Rp290 per lembar.
"Upah tersebut sudah sesuai dengan standar biaya masukan (SBM) di lingkup KPU Kota Tanjungpinang," ujarnya dikutip dari Antara.
Ia mengatakan kegiatan pelipatan surat suara ditargetkan selesai selama lima hari, terhitung tanggal 8 hingga 12 Januari 2024.
"Kalau belum selesai, waktunya akan diperpanjang lagi," katanya dilansir dari Antara, 9 Januari 2024.
Ia menyebut 800 ribu surat suara yang disortir dan dilipat itu terdiri dari lima jenis surat suara, meliputi Presiden/Wakil Presiden RI, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Kepri, dan DPRD Kota Tanjungpinang.
Masing-masing pemilihan terdiri dari 170.669 surat suara, atau plus dua persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 167.076 jiwa.
Andri memastikan warga yang menyortir dan melipat suara itu mematuhi tata tertib dan prosedur operasi standar (SOP) yang telah ditetapkan. Aktivitas tersebut juga diawasi aparat.
"Proses sortir dan pelipatan surat suara juga diawasi langsung aparat kepolisian dan Bawaslu Kota Tanjungpinang," ungkapnya.
Lanjut Andri menambahkan bahwa saat ini seluruh logistik Pemilu 2024 sudah berada di gudang logistik KPU Kota Tanjungpinang, mulai dari kotak suara, bilik suara, surat suara serta peralatan pendukung lainnya.
Baca Juga: Sempat Hilang, Jasad Rahmat Nurhakim Akhirnya Ditemukan Nelayan di Sungai Dompak
Ia mengutarakan pendistribusian logistik Pemilu tanggal 14 Februari 2024 ke tingkat kecamatan se-Kota Tanjungpinang akan dimulai pada H-2 dan H-1.
"Semuanya sudah lengkap, tinggal didistribusikan saja," demikian Andri.
KPU Kota Tanjungpinang telah menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 167.076 orang yang tersebar di 637 TPS, empat kecamatan, serta 18 kelurahan daerah setempat.
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah
-
Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist
-
Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat
-
Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032
-
Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak