SuaraBatam.id - Sejumlah ikan ditemukan mati di pantai Sembawang, Singapura. Pihak berwenang negara setempat masih menyelidiki penyebab kematian ikan berwarna perak tersebut.
Melansir todayonline, Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) dan Dewan Taman Nasional (NParks) Singapura mereka mendapatkan informasi itu Rabu lalu.
"Setelah mendapat pemberitahuan, NEA mengaktifkan penyedia layanannya untuk membersihkan ikan-ikan yang mati, dan mengerahkan petugas ke lokasi untuk memantau situasi kualitas air," kata kedua lembaga tersebut.
"Petugas NEA mengumpulkan sampel air di beberapa lokasi di sepanjang dan dekat Pantai Sembawang untuk dianalisis di laboratorium dan akan memeriksa kualitas air di daerah tersebut secara teratur selama beberapa hari ke depan."
NParks mengidentifikasi ikan tersebut berasal dari satu spesies, yaitu Kelee Shad atau Hilsa kelee.
Ikan ini pemakan plankton yang biasa bergerombol dalam jumlah besar. Hingg asaat ini pihak laboratorium Singapura masih mencari tahu penyebab matinya ikan-ikan di pesisir tersebut.
"NEA dan NParks sedang mencari tahu penyebab kematian ikan-ikan tersebut dan memantau situasi bersama dengan Badan Pangan Singapura," ujar kedua lembaga tersebut.
Berita Terkait
-
Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas
-
Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi
-
Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks
-
Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia
-
Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla