SuaraBatam.id - Deddy Corbuzier dan Uya Kuya turut berkomentar terkait cara polisi mengamankan Saiful Jamil karena dugaan penggunaan narkoba. Menurut mereka perlakuan oknum polisi tersebut sudah di luar batas.
Dalam sebuah video, Deddy Corbuzier sendiri mempertanyakan prosedur oknum polisi yang mengamankan Saipul Jamil setelah melihat video penangkapan di sekitar kawasan Jelambar Jakarta Barat.
"Percayalah video full nya ehm.. Ada ngomong THEMBAAK.. kalau ga salah.. Saya pribadi TIDAK suka dgn Saiful JAMIL atas kelakuan nya.. Cuma ini... POLISI atau RAMPOK.. yg di tangkep aja ketakutan gak percaya ini polisi.. Lucu kan..
Saiful di test urine.. Katanya negatif.. Boleh sekalian oknum Polisi yg di sana di test juga gak..?!" tulis Deddy Corbuzier pada postingan video itu.
"I just wonder.. Pengguna Narkoba cara nangkep nya gini ya.. Keren euih kaya anggota SWAT... Di Film India. Anw.. Postingan ini nanti saya hapus.. Ngotorin.. @humas.poldametrojaya Podcast yuk," tutupnya.
Sementara Uya Kuya menilai cara penangkapan itu membuat Saipul Jamil seperti dirampok.
"Yg didalem mobil mikirnya lagi di Rampok, Gimana menurut kalian? Saya yakin @kapoldametrojaya akan menindak anggotanya yang bertindak diluar batas," tulis Uya Kuya.
Setelah menjalani pemeriksaan pada akhirnya Saiful Jamil keluar dari kantor polisi dan menegaskan jika tidak pernah menggunakan narkoba lagi.
Rekan Saiful Jamil, Irma Darmawangsa juga memastikan rekannya tidak lagi memakai narkoba.
"Dia gak pernah sentuh2 kayak gituan, miras aja gak mau diminum sama sekali kök ( kalo orang yg dianggap dekat kalo ketahuan minum aja langsung diomelin & dinasehatin ama dia )," tulis Irma.
Baca Juga: Viral Anggota Polisi Tenteng Parang Saat Pengukuran Tanah di Rempang, Ini Klarifikasi Kapolsek
Untuk diketahui, viral video saat polisi mengamankan Saipul Jamil di sekitar kawasan Jelambar Jakarta Barat. Ia sempat menolak dan merengek kepada oknum polisi hingga diborgol.
Berita Terkait
-
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Polemik Pandji Pragiwaksono Memanas, Indro Warkop Beri Peringatan Keras Tentang Kritik di Indonesia
-
Indro Warkop Bandingkan Kasus Pandji Pragiwaksono dengan Era Kritik Warkop DKI
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar