SuaraBatam.id - Masyarakat Kabupaten Karimun keluhkan kenaikan tarif layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani yang terlalu mahal.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan kenaikan tarif tersebut buntut dari terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Retribusi terbaru 2024.
"Iya, dengan keluarnya perda retribusi terbaru," kata Rachmadi, dilansir dari Batamnews.
Misalnya kenaikan tarif pemeriksaan Ultrasonografi (USG) yang dinilai seorang pasien terlalu mahal. Hal itu diketahui dari curhatan seorang warga di Facebook.
Ia mengeluhkan tarif USG yang sebelumnya hanya Rp53 ribu, kini naik menjadi hingga Rp400 ribu.
Menurutnya tarif layanan kesehatan di RSUD Muhammad Sani sama dengan rumah sakit swasta, sehingga masyaraka bisa berpikir dua kali untuk berobat ke RSUD Muhammad Sani.
Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun merupakan rumah sakit Tipe C yang berlokasi di Karimun, provinsi Kepulauan Riau.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Mobil Mungil Mesin Reliabel Cocok untuk Dipakai Lama oleh Kaum Hawa: Irit, Murah, Pajak Enteng!
-
6 Mobil Bekas Paling Irit Bensin, Pajak Murah, dan Perawatan Anti-Pusing untuk Usia 25-40 Tahun
-
5 Mobil Suzuki Rp50 Jutaan yang Awet dan Bandel, Solusi Anti Boncos Cocok untuk Tunggangan Harian
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli