SuaraBatam.id - Masyarakat Kabupaten Karimun keluhkan kenaikan tarif layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani yang terlalu mahal.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan kenaikan tarif tersebut buntut dari terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Retribusi terbaru 2024.
"Iya, dengan keluarnya perda retribusi terbaru," kata Rachmadi, dilansir dari Batamnews.
Misalnya kenaikan tarif pemeriksaan Ultrasonografi (USG) yang dinilai seorang pasien terlalu mahal. Hal itu diketahui dari curhatan seorang warga di Facebook.
Ia mengeluhkan tarif USG yang sebelumnya hanya Rp53 ribu, kini naik menjadi hingga Rp400 ribu.
Menurutnya tarif layanan kesehatan di RSUD Muhammad Sani sama dengan rumah sakit swasta, sehingga masyaraka bisa berpikir dua kali untuk berobat ke RSUD Muhammad Sani.
Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun merupakan rumah sakit Tipe C yang berlokasi di Karimun, provinsi Kepulauan Riau.
Berita Terkait
-
Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?
-
Harapan Baru Bebas Nyeri Kronis: Lebih Akurat dan Tepat Sasaran Berkat USG Presisi
-
Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!