SuaraBatam.id - Masih ingat dengan tragedi seorang pria yang membuat ancaman bom di pesawat Scoot rute Singapura ke Perth Oktober lalu?
Akibat ulahnya itu, pesawat yang sudah lepas landas tersebut harus dikawal dengan jet tempur. Pria tersebut bernama Hawkins Kevin Francis, 30, mengaku bersalah atas perbuatannya.
Melansir todayonline, warga Australia ini sudah menghadiri sidang perkara diwakili oleh pengacara Dhillon Surinder Singh.
Ia didakwa di bawah Undang-Undang Perserikatan Bangsa-Bangsa karena membuat ancaman bom palsu saat berada di dalam pesawat, pada tanggal 14 Oktober lalu.
Ia sudah ditahanan selama hampir tiga bulan. Berdasarkan peraturan di negara tersebut, siapapun yang terbukti bersalah membuat ancaman bom palsu dapat dipenjara hingga 10 tahun atau didenda hingga S$500.000 (sekitar Rp7 miliar), atau keduanya.
Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 12 Oktober, polisi negara setempat mendapatkan informasi ancaman bom di dalam pesawat Scoot penerbangan TR16, yang sedang dalam perjalanan dari Singapura ke Perth, Australia.
Hawkins diduga mengatakan kepada seorang awak kabin pria: "Saya punya bom." dan berulang kali mengatakannya.
Setelah mendapatkan ancaman tersebut, pesawat Scoot terpaksa kembali ke bandara Changi dengan pengawalan jet tempur Angkatan Udara Singapura (RSAF).
Baca Juga: Betapa Kagetnya Konsumen Ini, Temukan Makhluk Bergerak di Bingkisan Burger di Singapura
Berita Terkait
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Produk Kreatif Indonesia Unjuk Gigi di Singapura, Dunia Diajak Melirik Potensinya
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon