SuaraBatam.id - Masing-masing capres sudah melewati debat pertama di Jakarta, Selasa (12/12). Dalam debat itu hadir tiga pasangan capres-cawapres yakni nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Menariknya debat berlangsung cukup panas, di mana masing capres memberikan sanggahan dan perlawanan sengit dari setiap pertanyaan yang diajukan.
Debat capres-cawapres Pilpres 2024 menjadi topik hangat masyarakat Indonesia terlebih di Twitter. Namun, momen ini juga tak luput dari pemberitaan media luar, seperti datang dari negara tetangga, Singapura.
Dua media dari Singapura, The Straitstime dan Channel News Asia ikut menyoroti jalannya debat panas tersebut.
Misalnya The Straits Times lebih mengarahkan liputan mereka soal suasana memanas yakni emosi para peserta. Media ini menulis judul artikel "Emotions run high at Indonesia’s first presidential debate".
"Seiring perdebatan berlangsung, mereka tidak membuang waktu untuk saling menyerang dengan pendapat. Wajah mereka memerah dan suara mereka bergetar, ketika para pendukung mereka yang memenuhi aula menyemangati," papar situs dari Singapura itu.
Dalam ulasannya media ini menyorot Prabowo Subianto soal masalah isu-isu politik, seperti soal keputusan Mahkamah Konstitusi yang kontroversial tentang usia minimum kandidat presiden dan wakil presiden.
Kemudian media ini juga membahas pandangan Anies yang demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia terkikis.
Hal lainnya, mereka mengejek Gibran dari generasi milenial yang bisa jadi calon wakil presiden.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Sempat Singgung Batam di Debat Capres, Apa Visi Misinya?
Sementara Channel News Asia (CNA), melalui artikel "Indonesian presidential candidates spar in first live debate, promise to enforce law and eradicate corruption", mencoba mengangkat soal cara masing-masing kandidat memikat pemilih.
Berita Terkait
-
Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN
-
Prabowo Sebut Sisi Positif dari Bencana Indonesia: Tanah Jadi Subur
-
Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam
-
Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya
-
Prabowo Bicara Soal Hukuman Mati Koruptor: Kalau Sudah Dieksekusi Tak Bisa Diralat
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia