SuaraBatam.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Kota Daegu, Korea Selatan dalam mengelola air minum di Batam.
Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dalam keterangan yang diterima di Batam, Sabtu, mengatakan kerja sama itu berupa pertukaran informasi dan teknologi pengelolaan air minum perkotaan.
Lanjut dia, pihak dari kota Deagu akan berbagi pengalaman kepada BP Batam dalam hal pengelolaan air.
"Hal itu dibutuhkan Kota Batam sebagai daerah tujuan investasi di Indonesia. Maka, pemenuhan air dengan teknologi terbaru yang efektif dan efisien, serta ramah lingkungan, akan semakin dibutuhkan," ujar Purwiyanto.
Ia menyebutkan Kota Daegu yang merupakan kota metropolitan terbesar ke-4 di Korea Selatan ini, disebut juga dengan kota air dengan pusat pengembangan teknologi air di Korea Selatan.
"Sehingga sudah tentu Kota Daegu mempunyai pengalaman yang baik dalam pengelolaan air," kata dia.
Purwiyanto menambahkan kerja sama dengan Kota Daegu ini juga sebagai bukti BP Batam dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan air dan pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Batam.
Terutama dengan pemanfaatan teknologi baru seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau penyulingan air laut, teknologi membran maupun teknologi lainnya.
"Diharapkan, pemanfaatan sumber-sumber air baru selain air hujan, dapat dimanfaatkan sesuai program BP Batam, 'Batam Integrated Total Water Management'," demikian Purwiyanto. [antara]
Baca Juga: Penggunaan Sistem E-ticketing di Batam Diuji Coba di Pelabuhan Sekupang dan Punggur
Berita Terkait
-
Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
-
Perusahaan Rokok Asal Korsel Bangun Pabrik Baru di RI, Kapasitas Tembus 35 Miliar Batang
-
Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur
-
Program SEB, Pertamina NRE Hadirkan Energi Surya dan Air Bersih di SD Gunung Bayu Simalungun
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
21 Orang Positif Narkoba Terjaring Razia Polda Kepri di Batam
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah
-
Nilai Merek BRI Tembus USD6,9 Miliar, Jadi yang Tertinggi di Indonesia
-
Resmi Berganti, Kapolda Kepri Baru Ingin Wujudkan Polri yang Modern
-
Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari