SuaraBatam.id - Ribuan warga Kepulauan Riau menggelar doa dan selawat untuk rakyat Palestina yang masih dijajah Zionis Israel, Minggu 19 Desember 2023.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Forum Kemanusiaan Palestina Kepri ini bertajuk "Doa dan Selawat Membasuh Luka Palestina" bertempat di Pelataran Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang.
Terlihat anak-anak, remaja hingga orang dewasa mengangkat bendera Palestina dan spanduk-spanduk yang mengecam kebiadaban Israel. Mereka juga mengikuti doa dengan khusyuk dan ber-selawat bersama-sama hingga selesai.
Dalam aksi ini juga ditargetkan terkumpul donasi sebesar Rp1 miliar untuk kemanusiaan di Palestina. Acara doa dan selawat bersama ini berlangsung khidmat dan penuh haru.
Dalam kesempatan itu, hadir Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan empati pada Palestina.
"Terima kasih kepada panitia yang telah menggagas acara ini. Apa yang dilakukan bersama hari ini adalah bentuk rasa simpati yang mendalam terhadap saudara-saudara kita di Palestina," kata Gubernur Ansar dalam sambutannya.
Ansar mengatakan, Palestina bagi bangsa Indonesia merupakan negeri yang sangat penting, karena sejarah telah mencatat bahwa Palestina adalah salah satu negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Republik Indonesia yang diumumkan oleh Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dan seorang saudagar kaya Palestina, Muhammad Ali Taher, pada 6 September 1944.
Ia turut menyampaikan duka mendalam terhadap banyaknya korban di negerinya para nabi dan rasul tersebut imbas adanya agresi negara Israel.
"Maka, kita bersama wajib melindungi mereka dengan doa-doa yang tulus dan ikhlas," ujar Ansar.
Baca Juga: Masyarakat Pekanbaru Kumpulkan Donasi Rp1.2 Miliar dalam Aksi Solidaritas untuk Palestina
Ansar juga menegaskan bahwa perjuangan bangsa Palestina adalah perjuangan yang sah dan mulia untuk mencapai kemerdekaan, berdaulat, dan merdeka di tanah mereka sendiri, dan meminta agar tidak ada pihak di Indonesia yang memposisikan kelompok-kelompok di Palestina sebagai kelompok ekstremis atau teroris.
Menurutnya, berkaca dari sejarah kemerdekaan Indonesia di masa lampau, kelompok pejuang Tanah Air juga disebut ekstremis oleh para penjajah.
"Padahal sesungguhnya mereka adalah pejuang yang memperjuangkan bangsa. Maka setiap peringatan hari besar kenegaraan, kita selalu mendoakan mereka agar menjadi syuhada," tuturnya.
Gubernur Ansar turut mengapresiasi bangsa Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo yang sangat berani memposisikan Indonesia mengutuk keras kekejaman Zionis Israel.
Ia menyebut, tindakan itu sebagai bentuk solidaritas yang harus terus ditingkatkan.
"Mari bagi kita yang diberikan kelebihan rezeki, sama-sama memberikan sumbangsih guna meringankan beban saudara kita di Palestina," ucap Ansar. [antara]
Berita Terkait
-
Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris
-
4 Rekomendasi Buku Sally Rooney yang Dilarang di Inggris Tapi Dijual di Indonesia
-
Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina
-
Metallica dan Memudarnya Semangat Pemberontakan
-
Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam