SuaraBatam.id - Ada yang menarik saat pembacaan putusan praperadilan tersangka demo Rempang pada 11 September 2023 yang digelar hari ini Senin, 6 November 2023.
Sejumlah papan bunga yang semula dipasang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Batam tiba-tiba raib pada Senin, 6 November 2023.
Semula sekitar 14 papan bunga terpajang hilang. Melansir Batamnews--jaringan suara.com, seorang pekerja papa bunga, Arina Florist, merasa heran bahwa papan-papan tersebut sebenarnya telah dipasang sehari sebelumnya.
"Kami kan ada grupnya, nah jam setengah 2 dini hari dapat laporan ada papan bunga jatuh, ternyata dari kami yang telah diangkut setelah kami pasang di Pengadilan Negeri Batam," ujarnya.
Marbun juga menegaskan setelah melakukan pengecekan ulang di Pengadilan Negeri Kota Batam, bahwa total 14 papan bunga miliknya hilang dari lokasi.
Hanya 3 di antaranya yang berhasil ditemukan berdasarkan laporan sebelumnya di sekitar Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.
"Hanya 3 dari 14 papan yang kami temukan, kami berharap semuanya segera ketemulah, karena sangat rugi kami," ucap dia.
Pihak Arina Florist berencana melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Sementara itu, upaya pencarian untuk menemukan papan-papan bunga yang masih hilang terus dilakukan.
Papan Bunga Berisi Pesan menyentuh
Baca Juga: Blak-blakan! Prabowo Sebut Kerusuhan di Rempang Disusupi Intel Asing
Pengadilan Negeri Batam pagi ini, Senin, 6 November 2023 diramaikan dengan papan bunga. Papan bunga itu diantaranya berisi pesan-pesan yang menyentuh hati.
Menurut sumber keamanan pengadilan, papan bunga tersebut terpasang setelah pantauan keamanan pagi tadi.
Salah satu papan karangan bunga tersebut menghadirkan pesan yang mencuri perhatian publik, yang bertuliskan, "Karena cinta kasih, kepada masyarakat pemerhati sidang, ingat, jangan anarkis ya, kalau tidak ingin masuk penjara. Salam damai," bunyi tulisan salah satu pesan di papan bunga.
Berita Terkait
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas