SuaraBatam.id - Malaysia sepakat dengan usulan mekanisme pasar karbon nasional dalam Rapat Dewan Aksi Perubahan Iklim Nasional (MTPIN).
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang memimpin MTPIN pertama di 2023 melalui akun media sosialnya diakses di Kuala Lumpur, Rabu mengatakan Kementerian Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim akan memastikan bahwa mekanisme pemasaran karbon nasional memenuhi prinsip-prinsip Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) dan menjunjung tinggi kepentingan pemerintah negara bagian.
Malaysia juga meminta negara maju segera memenuhi komitmen mereka memobilisasi upaya negara-negara berkembang dalam melaksanakan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Anwar mengatakan akan mengetuai delegasi Malaysia pada “World Climate Action Summit” yang berlangsung pada 1 hingga 2 Desember 2023 nanti di Dubai, Uni Emirat Arab, yang berbarengan dengan pelaksanaan Konferensi Negara Anggota UNFCCC atau Conference of Parties (COP) ke-28.
Sejalan dengan kebijakan keberlanjutan di bawah Malaysia Madani, ia mengatakan pemerintah federal bersama negara bagan dan pemangku kepentingan lainnya akan bekerja sama mengatasi masalah perubahan iklim secara holistik dan terintegrasi. [antara]
Berita Terkait
-
Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar
-
Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook
-
Syed Saddiq Balas Kritik Muhammad Lutfi Soal Kabut Asap: Ini Bukan Perang Indonesia vs Malaysia
-
Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia
-
Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak