Para volunteer dan para pemuda yang hadir diberikan pembekalan mengenai bagaimana cara menanam Lamun oleh Zaelani selaku Koordinator program Lamun Warrior. Penanaman dilaksanakan ketika pantai sudah surut.
“Kebetulan hari ini air laut sedang Surut Terendah (Low Water Spring) sehingga penanaman dapat dilakukan dengan tertib karena memiliki waktu yang cukup menuju air pasang. Penanaman merupakan tahap awal dan tahap paling penting dalam penanam ini adalah tahap monitoring, di mana tim harus memastikan benih yang ditanam tumbuh dengan baik hingga benih dapat beradaptasi secara alami di laut.” ujar Acep Jaelani Koorinator Program Lamun Warrior.
Gerakan Pertama di Indonesia
Kegiatan ini menjadi kegiatan pertama di Indonesia karena sebelumnya belum pernah ada gerakan menanam lamun setelah sebelumnya banyak gerakan berkaitan dengan konservasi adalah mangrove dan Coral.
Adapun Lamun Warrior sendiri terbentuk tepat pada Hari Lamun Sedunia, yaitu 1 Maret 2020, bertumbuh menjadi komunitas dan mengajak semua orang untuk terlibat dan menjadi bagian dari penjaga ekosistem bumi. Adapun motto yang dipegang erat komunitas ini adalah "Preserve Our Ocean, Secure Your Future" dan mengedepankan pesan #NoSeagrassNoFuture.
Pengalaman Baru
Ziyad, salah satu volunteer Lamun Youth Summit 2023 yang terlibat, mengaku mendapat ilmu dan pengalaman baru dalam praktik penjagaan lingkungan secara nyata.
“Menambah pengetahuan tentang Lamun, dan ini perdana kegiatan penanaman lamun, terimakasih ilmu dan bimbingannya. Seru, Happy banget terimakasih Lamun Warrior” kata Ziyad.
Terbuka Untuk Kolaborasi
Terakhir, Siti mengajak semua pihak untuk bergabung dan berperan aktif dalam menjaga ekosistem lamun dan mengatasi perubahan iklim. "Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi-kolaborasi yang membawa pesan baik untuk dan bagi Bumi. Bersama, kita dapat menciptakan perubahan nyata dan menyelamatkan masa depan Bumi tentunya" tutupnya.
Setelah penanaman yang berlangsung sekitar 1 jam 30 menit, para peserta Gerakan Menanam 1000 Lamun bersama-sama melakukan Beach Clean Up di sekitar area pantai penanaman dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 1 kwintal. Kegiatan pun ditutup selesai dan serta kembali ke rumah masing-masing.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri