SuaraBatam.id - Tim Monitoring Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyebut ada beberapa komoditi bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di daerah itu.
Berdasarkan laporan Inflasi Daerah Minggu IV Bulan Oktober Tahun 2023, terdapat beberapa komoditi bahan pokok yang mengalami kenaikan harga pada Oktober.
“Terjadi kenaikan di minggu terakhir pada bulan Oktober ini. Diantaranya naik pada bahan pokok seperti ikan kembung, gula pasir curah dan bawang merah,” papar Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, sekaligus sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, dilansir darilaman mediacenterbatam dikutip 30 Oktober 2023.
Per-tanggal 27 Oktober 2023, didapati harga Ikan kembung dipasaran per-kilogramnya sebesar Rp 40 ribu, gula pasir Rp 16 ribu, dan bawang merah sebesar Rp 24 ribu.
Beberapa komoditi yang sempat naik pada minggu sebelumnya (minggu ke III Oktober 2022), kembali mengalami kenaikan harga yaitu pada cabe merah keriting sebesar Rp 50 ribu perkilogram. Sedangkan pada komoditi pokok bawang putih dan minyak goreng belum mengalami penurunan harga.
“Untuk mengatasi ini perlu dilakukan pembaruan harga eceran tertinggi atau HET setiap komoditi bahan pokok. Keterangan harga naik, turun atau stabil dipasaran nantinya agar dapat memperhatikan HET tersebut,” jelas Jefridin.
Sebelumnya Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, telah menggelar operasi pasar murah yang dilakukan di beberapa titik di Kota Batam.
Diantaranya di Kecamatan Bengkong, Batamkota, Sekupang, Batuaji dan sebagainya. Serta melakukan berbagai kerjasama antar daerah, untuk memenuhi kebutuhan komoditi bahan pokok di Kota Batam.
Langkah tersebut dianggap pemerintah setempat untuk menurunkan laju inflasi yang diakibatkan tingginya harga banyak pokok
Baca Juga: Lima Nelayan Kepri Hanyut hingga ke Malaysia, Perahu Diduga Dihempas Ombak
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel
-
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam