SuaraBatam.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sampai berdampak ke negera tetangga, Malaysia.
Negara tersebut mengklaim kabut asap dari Indonesia memperburuk kualitas udara.
Sehingga dalam waktu dekat Malaysia berencana menutup sekolah-sekolah sebagai antipasi kabut asap yang menyebabkan Indeks polusi udara (API) di sejumlah wilayah Malaysia dilaporkan buruk.
Melansir media Malaysia, Direktur Jenderal Departemen Lingkungan, Wan Abdul Latiff Wan Jaffa, mengatakan bahwa pihaknya bakal menghentikan seluruh aktivitas sekolah di luar ruangan jika API mencapai 100.
Negara itu sedang berusaha menciptakan hujan buatan jika API mencapai 200.
Malaysia mencatat 11 wilayah mengalami API yang tidak sehat dampak dari kebakaran di Indonesia penyebab polusi udara ini.
Departemen Lingkungan Senin lalu mendeteksi nyaris 250 titik panas di kebakaran di Sumatera dan Kalimantan.
Berita Terkait
-
Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Today History 29 Juli: Hari Harimau Internasional hingga Serangan Udara Pertama AURI
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun