SuaraBatam.id - Harga cabai di Tanjungpinang meroket bulan ini. Data dari Disperindagin Kota Tanjungpinang, harga cabai merah di beberapa pasar daerah itu di kisaran Rp54.000 hingga Rp58.000 Rupiah per kilogram.
Sementara itu, harga cabai hijau berkisar antara Rp38.000 hingga Rp44.000 Rupiah per kilogram.
Cabai rawit Thailand juga mengalami kenaikan harga yang cukup drastis, mencapai 75.000 Rupiah per kilogram, sementara cabai rawit Jawa dijual dengan harga berkisar antara 50.000 hingga 56.000 Rupiah per kilogram.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, seorang pedagang di Pasar Bintan Centre, Rudi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai ini disebabkan karena tersendatnya transportasi angkutan dari beberapa wilayah, yang mengalami keterlambatan akibat kondisi cuaca yang belum stabil.
Rudi menjelaskan, "Stok terbatas karena ada beberapa angkutan yang terlambat masuk ke Tanjungpinang akibat cuaca yang buruk.
Selain itu dikarenakan petani mengalami gagal panen karena perubahan musim yang tidak terduga.
Komoditas di Kepulauan Riau tampaknya mengalami beberapa kenaikan. Selain cabai, di Kota Batam masyarakat dikagetkan dengan kenaikan harga beras. Per kilo naik dengan kisaran Rp2-3 ribu.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp63.750/kg, Daging Sapi Ikut Naik
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas