SuaraBatam.id - Singapura dilaporkan diteror ancaman bom pada Rabu (23/8/2023). Teror itu mengancam 18 lokasi di Singapura, termasuk gedung pemerintah, kedutaan, dan tempat-tempat menarik lainnya.
Namun, polisi setempat langsung mengkonfirmasi bahwa laporan ancaman itu palsu. Ancaman teror bom palsu diterima polisi Singapura sekitar pukul 9.10 pagi.
Satu lokasi yang terancam adalah Gedung Lingkungan di Jalan Scotts, yang juga merupakan tempat Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan (MSE) beserta lembaga-lembaga otoritasnya, Badan Lingkungan Nasional (NEA) dan agen air PUB.
Kedua lembaga NEA dan PUB dikabarkan menerima ancaman bom, demikian ditegaskan oleh kementerian dalam sebuah pernyataan.
Dilansir dari TODAYonline, pihak kepolisian menegaskan penyebar informasi palsu dapat dihukum penjara hingga tujuh tahun, denda maksimal S$50,000, atau keduanya.
Pihak kepolisian juga menambahkan bahwa jika ancaman serupa diterima di bangunan lainnya, petugas keamanan atau petugas polisi tambahan sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang mencurigakan.
Berita Terkait
-
Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
Rudal Israel Hancurkan Sinagoga di Teheran, Pemerintah Netanyahu: Itu Gak Sengaja
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
PM Australia Terbang ke Singapura, Amankan Pasokan BBM di Tengah Lonjakan Harga
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan
-
Perkuat Akses Kesehatan Inklusif, BRI Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Ribuan Masyarakat
-
Pelaksanaan PPDB Madrasah 2026 di Batam Diawasi Ombudsman
-
Program Beasiswa Kepri 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya