SuaraBatam.id - Sebagai daerah serumpun, kuliner Batam punya kemiripan dengan Singapura dan Malaysia. Ada satu kuliner dari Malaysia yakni Nasi Kandar yang kini hadir di Hotel Santika Batam.
Menurut Public Relations Hotel Santika Batam, Yossie Christy Thenu bahawaNasi Kandar merupakan kuliner paling banyak ditemui di Pulau Penang, Malaysia.
"Cita rasanya khas rempah seperti makanan India tapi banyak ditemui juga di Malaysia, sehingga untuk memanjakan wisatawan dari daerah sana kita mencoba menghadirkan kuliner yang sama," ujar dia saat ditemui, 24 Juli 2023.
Yossie menjelaskan penyajian Nasi Kandar mirip nasi Padang. Sesuai namanya, makanan ini adalah sajian nasi putih dengan aneka lauk lengkap dan kuah kari,.
Awalnya nasi kandar dijual dengan dipikul berkeliling kampung di Pulau Penang. Nasi putih ditempatkan di wadah kayu yang tinggi, kemudian lauk-pauk dan karinya ditata mengelilingi nasi.
Kini nasi kandar dijual di jaringan restoran, tidak lagi disajikan dalam pikulan. Aneka kuah yang dituang di atas nasi menjadikan sajian ini kaya rasa. Pilihan lauknya yang banyak juga membuat penikmatnya bebas memilih sesuai selera.
Menu ini dapat dinikmati di Gurindam Restaurant yang berada di Hotel Santika Batam di Jalan Engku Putri.
Menu khas Penang ini bagian Business Lunch dibuka setiap Jumat siang selama bulan Agustus dan September.
Selain Nasi Kandar, terdapat puluhan menu khas Indonesia lainnya yang ditawarkan secara all you can eat, seperti Nasi Liwet, Ketoprak, Aneka Soto, aneka jajanan tradisional, es buah dan masih banyak lagi.
Yossie Christy menyebut Gurindam Restaurant memang dikenal dengan menu Melayu peranakan.
”karena lokasi Batam yang sangat berdekatan dengan negara tetangga, kami ingin memberikan warna baru pada menu. Sesuai namanya, Gurindam Restaurant ingin dikenal dengan masakan Indonesia & Melayu peranakan yang terbaik di Batam," kata dia.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Masih Lebih Rendah dari Malaysia
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Viral! Bocah Menangis Menolak Pulang, Minta Ayah Nikahi Gurunya
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series: Kepulauan Solomon Pernah Dihajar Malaysia
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen