SuaraBatam.id - Situasi kawasan Tangki Seribu, Kota Batam Kepulauan Riau mulai kondusif, Kamis 6 Juni 2023 usai terjadi penggusuran rumah ilegal kemarin.
Melansir Antara, warga setempat masih memilah barang-barang yang masih bisa diselamatkan untuk dibawa.
Sementara kawasan itu masih dijaga petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol Pamong Praja, dan Direktorat Pengamanan BP Batam terlihat masih berjaga di sekitar wilayah.
Penggusuran itu sempat rusuh pada Rabu (6/7), diduga sebanyak 14 orang yang diduga menjadi dalang kerusuhan itu.
Di lokasi polisi menemukan beberapa barang bukti berupa bom molotov, panah, dan senjata tajam di lokasi.
Penggusuran Sesuai Prosedur
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Batam Yusfa Hendri melalui humas Pemkot Batam menyebut penertiban yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur.
Kata dia, sebelum penertiban, warga sudah menerima surat peringatan sebanyak tiga kali.
Tim terpadu yang terdiri dari kepolisian, Satpol PP dan Ditpam juga melakukan penertiban secara persuasif.
Baca Juga: Antraks Merebak di Gunungkidul, Kementan Gerak Cepat Lakukan Penanganan
Yusfa mengatakan sebelumnya instansi terkait juga sudah melakukan mediasi antara warga Ruli Tangki Seribu dengan pihak perusahaan PT Batammas Indah Permai yang difasilitasi oleh camat dan lurah.
Pihak perusahaan memberikan ganti rugi berupa kavling siap bangun seluas 6x10 di Punggur dan uang sagu hati.
"Pada saat mediasi dilakukan, dari 500 kepala keluarga, sebanyak 450 bersedia direlokasi dan menerima ganti rugi. Ada sekitar 50 KK yang menolak untuk direlokasi," kata Yusfa. [antara]
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
-
Rentetan Kecelakaan Kerja di Galangan PT ASL Shipyard Kembali Terjadi, Polisi Turun Tangan
-
Geger Video Bom di Bandara Batam, Kapolda Kepri: Hoaks! Pelaku Sedang Kami Kejar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar