SuaraBatam.id - Ikan asin jenis kakap putih di Batam diduga mengandung formalin. Hal itu berdasarkan temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Batam sidak di pasar bersama Dinas Perikananan.
BPOM melalukan pengecekan 54 sampel ikan asin, diantaranya positif berformalin.
"Dari sekian banyak sampel, didapati jenis ikan asin kakap putih ini mengandung formalin," ujar Kepala BPOM Batam, Lintang Jaya Purba, Selasa (21/2/2023), dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Sayangnya BPOM menyebut tak mengetahui asal ikan asin itu dari pasar yang disidak acak.
"Karena sampelnya kita cek itu random jadi kami tidak tau dari pasar yang mana ikan asin ini. Coba tanyakan ke Dinas Perikanan, sebab itu gawe mereka. Kami hanya mengecek sampel aja," ujar dia.
Sementara tahun lalu, BPOM menyebut menemukan sebanyak 14 sampel ikan asin yang mengandung formalin jenis ikan samba.
Februari tahun ini, ikan asin jenis samba tak terdeteksi berformalin, hanya kakap putih saja.
Lintang mengimbau kepada para penjual untuk sementara waktu tidak menjual ikan asin jenis kakap putih. Begitu juga kepada para pembeli guna mewanti-wanti hal buruk terjadi.
"Masyarakat jangan konsumsi ikan asin kakap putih dulu untuk sementara waktu," kata dia.
Baca Juga: Satu SPBU di Sagulung Ditutup karena Dugaan Kecurangan Pengisian Bahan Bakar
Sementara itu, pihak dinas terkait ketika dikonfirmasi mengenai hal itu masih belum merespons.
Sebelumnya, Dinas Perikanan Batam, bersama BPOM dan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan melalukan sidah ke 14 pasar tradisional di Batam, pada Rabu (15/2/2023) lalu.
Pasar yang disidak yakni Pasar Mega Legenda, Sentosa Plaza (SP), Tiban Center, Cipta Puri, Sei Beduk, Jodoh, Sagulung, MB2 dan lain-lain.
Berita Terkait
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti