SuaraBatam.id - Massa dari Gerakan Anti Narkoba Dan Zat Adiktif Nasional (Garnizun) mendesak DPRD Batam untuk memecat anggotanya Azhari David Yolanda yang terlibat narkoba.
Massa tersebut langsung datang berunjuk rasa menyampaikan tuntutan itu di Kantor DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (3/2/2023).
"Kalau tidak ditindak dalam 7x24 jam, kami akan mendatangi Kantor DPRD (Batam) dengan massa yang lebih banyak," kata Koordinator aksi, Badri Wardana dikutip dari Batamnews--jaringan suara.com.
Mereka meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam melakukan sidang etik dan meminta kasus tersebut diusut tuntas oleh pihak kepolisian.
Massa juga menyerukan BNN mengambil tindakan tegas Pasific Palace Hotel karena diduga menjadi sarang narkoba.
Selain itu kepada NasDem sebagai induk partai dari Azhari David segera memecat dan menjalankan pergantian antar waktu (PAW) kepada legislator asal dapil Sekupang-Belakangpadang itu.
"Meminta BK DPRD Batam segera melakukan sidang kode etik atas oknum anggota dewan yang tersandung kasus narkoba demi menjaga martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas lembaga di mata masyarakat," imbuhnya.
Kemudian, meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam segera melakukan penetapan berkas perkara dari penyidik Satnarkoba Polresta Barelang dan mengawal kasus penyalahgunaan narkoba oleh oknum DPRD hingga tuntas dan secara transparan.
Seperti diketahui, Azhari David Yolanda telah berstatus sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika dan proses hukum kasus tersebut masih bergulir.
Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Batam Bersama Wanita Muda Ditangkap Terkait Sabu
Ia ditangkap di Kamar Hotel Pacific bersama seorang wanita berinisial Nt, teman kencannya dengan barang bukti 0,24 gram sabu-sabu pada Rabu (25/1/2023) pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas