SuaraBatam.id - Satu warga Batam dan dua pengunjung lainnya dari Indonesia tak dapat masuk ke Malaysia gara-gara paspornya lupa dicap petugas Imigrasi di pelabuhan ferry Internasional Batam Centre dan Harbour Bay. Akibatnya mereka diharuskan kembali ke Batam.
Kejadian tersebut dibenarkan Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia,Surya Wijaya. Menurutnya hal itu karena kelalaian petugas.
"Ada dua orang lagi dari Surabaya yang tidak dicap paspornya di hari yang sama, saya juga heran kenapa," ujar Surya, dikutip dari Batamnews, Rabu (28/12/2022)
Menurut Surya, diduga petugas lalai mengecap paspor penumpang kapal feri Batam dan dua orang warga Surabaya yang transit di Batam hendak ke Malaysia.
Mereka berangkat dari dua pelabuhan berbeda yakni Batam Centre dan Harbour Bay.
"Dua orang dari Surabaya itu wisatawan Indonesia yang transit di Batam," ujar Surya.
Akibatnya, Kedua warga Surabaya itu akhirnya terpaksa menginap di Situlang laut pada hari Selasa, 27 Desember 2022, lantaran berangkat sudah last ferry.
"Tidak ada lagi kapal ke Batam karena ferry terakhir," ujarnya. Sedangkan satu lagi warga Batam yang tidak dicap paspornya masih sempat balik ke Batam karena berangkat dengan kapal pagi.
"Tapi tiketnya bolak balik kan sudah berapa, jadi ini merugikan, mana dia mau berobat," ujar Surya.
Baca Juga: Timnas Vietnam Tolak Laga Lawan Malaysia Keras, Park Hang Seo: Kalau Melanggar, Dihukum
Surya mengingatkan agar petugas Imigrasi di tempat pemeriksaan dokumen imigrasi di Batam lebih teliti dan jeli meskipun warga Indonesia yang hendak ke luar negeri cukup ramai menjelang Tahun Baru ini.
Berita Terkait
-
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 27 WNA Diamankan
-
Paspor hingga Kartu Identitas Dijual Mulai Rp250 Ribuan di Dark Web
-
Pelatih Malaysia Punya Pemikiran Sama dengan John Herdman di Piala AFF 2026, Apa Itu?
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya