SuaraBatam.id - Polisi membongkar praktik prostitusi online anak di bawah umur via MiChat di Batam. Tiga pelaku ditangkap dalam penggerebekan di salah satu hotel di sana. Penggerebekan dilakukan pada Senin (14/11/2022).
Mereka yang ditangkap adalah F (35) muncikari, MA (50) resepsionis hotel dan K pria hidung belang. Sedangkan dua korban yang diamankan yakni M (15) dan W (14).
"Benar, kita menangkap tiga orang sebagai pelaku dan dua orang korban anak di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdurahman, Rabu (16/11/2022).
Ia menjelaskan, kedua korban dipasarkan melalui aplikasi MiChat. Dalam menjalankan aksinya, kedua kedua korban ditawarkan sebagai terapis pijat kepada pria hidung belang.
Namun dalam realisasinya, kedua korban juga dijajakan sebagai pemuas nafsu pemesannya. Untuk jasa yang diberikan kedua korban, para pemesan dikenakan harga beragam mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu.
"Pelaku F sebagai muncikari akan mengambil komisi Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu," ujarnya.
MA (50) resepsionis hotel yang ditangkap mengaku tidak menyangka akan terlibat dalam kasus ini. Dirinya tidak menyangkal sebagai pihak yang memperkenalkan korban dengan F.
Kedua korban disebutkan sebagai tamu yang telah menginap di hotel tersebut sejak beberapa minggu lalu. Saat pertama datang, keduanya diketahui menggunakan identitas lain untuk melakukan pemesanan kamar.
"Mereka ini sudah beberapa minggu menginap. Awalnya mereka menginap juga menggunakan identitas cowoknya. Setelah mereka mulai kekurangan dana, mereka temui saya untuk minta solusi. Makanya saya kenalkan dengan F," jelasnya.
Baca Juga: Terkuak 3 Alasan Anne Ratna Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi, Faktor Uang hingga Dugaan KDRT Psikis
Namun demikian, MA sempat menolak berbicara banyak, saat ditanyakan alasan dirinya memperkenalkan korban kepada pelaku F.
Sementara pelaku F mengaku menyanggupi untuk membayar dan melanjutkan sewa hotel korban, setelah kedua korban menemui dirinya. Kedua korban juga bersedia bekerja dan mendapatkan upah menjadi terapis yang dipasarkan pelaku.
"Jadi saya tawarkan mereka melalui aplikasi MiChat. Kalau ada yang mau pesan saya kirim foto keduanya untuk di pilih. Mereka baru ikut saya dua Minggu ini. Mereka ngaku umurnya sudah diatas 19 tahun," ujarnya.
F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.
"Saya ambil tamu untuk saya sendiri. Pas mereka (dua korban) datang saya bagi dengan mereka tamu. Kalau tamu mau dengan mereka baru saya tawarkan. Kadang saya lagi tidur mereka pakai handphone saya terima tamu sendiri," katanya.
Kedua korban dipasarkan F dengan kisaran harga Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu. Dari transaksi itu, F mengaku mengambil bagian tidak terlalu besar.
Berita Terkait
-
Ada Polisi Hobi Prostitusi Online, Warga Net : Polusi Negara
-
Viral Bripka HK Tak Hanya Selingkuh Tapi Juga Doyan Prostitusi Online, Netizen: Ya Allah, Tolong Kebiri Aja
-
7 Fakta Selebgram Makassar Diciduk Polisi, Terlibat Jaringan Prostitusi Online hingga Pasang Tarif Jutaan Rupiah
-
Jaringan Prostitusi Online Terbongkar, Selebgram Inisial DN dan PI Ditangkap, Siapa Mereka?
-
Bongkar Prostitusi Online di Aceh, 4 Muncikari dan 5 PSK Ditangkap
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Ratusan iPhone Selundupan Disita Bea Cukai Batam, Gagal Sampai Siak
-
Kabar Duka: Eks Direktur Politeknik Negeri Batam Meninggal saat Bersepeda
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan