SuaraBatam.id - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kepulauan Riau (Kepri) Hasan menyatakan bahwa wilayah itu baru menerima bantuan sebanyak 40 persen atau 31.815 unit set top box (STB) atau digital TV box dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Bantuan tersebut tersebar di empar kabupaten dan kota yakni Batam 19.638 unit, Bintan 3.047 unit, Tanjungpinang 4.836 unit dan Karimun 4.300 unit.
"Batam mendapatkan bantuan paling banyak lantaran jumlah penduduknya jauh lebih banyak dibanding tujuh kabupaten dan kota lainnya," katanya dikutip dari Antara, Minggu (13/11/2022).
Menurut dia, STB itu hanya diberikan kepada warga kurang mampu yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial Kemensos. Penerima bantuan itu dapat memastikannya melalui situs cekbantuanstb.kominfo.go.id.
Dalam situs itu pula dilengkapi informasi cara untuk menyalakan TV digital sesuai anjurkan Kemenkominfo.
Ia mengemukakan bantuan yang diberikan tersebut dalam rangka menyelenggarakan program mengubah perangkat TV analog biasa menjadi seperti TV digital. Kemenkominfo menetapkan Kepri sebagai salah satu provinsi yang melaksanakan pertama program tersebut.
Awalnya, Kemenkominfo menetapkan penutupan program TV analog di Kepri dilakukan pada Juli 2022, kemudian kebijakan itu direvisi menjadi akhir Desember 2022.
"Kami belum mengetahui apakah pengalihan dari tv analog ke tv digital di Kepri apakah jadi dilaksanakan pada akhir Desember tahun ini atau tidak," ujarnya.
Menurut dia, warga dapat membeli digital tv box di toko elektronik dalam berbagai merek. Namun ia menyarankan agar perangkat yang dibeli memiliki label SNI sehingga terjamin kualitasnya.
Bagi warga yang sudah memiliki tv berbasis digital tidak perlu lagi membeli alat bantu digital tv box karena bisa diatur untuk menonton siaran tv digital.
"Digital tv box memiliki fitur yang berfungsi untuk menerima sinyal konten siaran TV digital sehingga dapat tayang di TV analog biasa," jelas Hasan. (Antara)
Berita Terkait
-
Hujan Diprediksi Guyur Tanjungpinang dan Wilayah Lain di Indonesia
-
Ini Penyebab TV Digital Tidak Ada Sinyal dan Cara Mengatasinya
-
DPR: Masyarakat Belum Paham TV Digital, Pemerintah Diminta Sosialisasi Lebih Masif
-
Satu Karyawan PT di Batam Tewas Gantung Diri di Gudang, Begini Kronologisnya
-
Pemulung Tewas Tergantung di Reklame Simpang Frengky Batam, Diduga Tersengat Listrik
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli