SuaraBatam.id - Ketika ginjal mulai rusak, ginjal kamu tak lagi dapat membuang racun atau mengendalikan cairan yang ada dalam tubuh.
Agar terhindar dari penyaki ini kamu perlu mengenali gejalanya sedini mungkin.
Ada beberapa cara mengenali penyakit ginjal:
1. Kerap ingin buang air kecil
Ketika kamu mulai merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari bisa jadi ini merupakan tanda awal penyakit ginjal. Ketika ginjal tak bisa menyaring dengan baik, frekuensi ingin buang air kecil akan meningkat.
2. Urine berbusa dan berdarah
Adanya busa dalam urine, bahkan harus diflush berkali-kali baru bisa benar-benar hilang juga mengindikasikan ada kelebihan protein dalam urine. Bentuknya serupa dengan busa yang terlihat ketika membuat telur orak-arik karena jenis proteinnya pun sama, yakni albumin. Perhatikan juga warna urine, sebab terkadang darah juga bisa terdeteksi pada urine.
3. Area sekitar mata terus menerus membengkak
Saat ginjal tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, artinya protein albumin bisa bocor ke luar jaringan. Area di sekitar mata yang membengkak bisa jadi indikasi ada kebocoran protein yang seharusnya tersimpan di bagian-bagian tubuh kendor, seperti pada area mata.
Baca Juga: Polisi Bakal Periksa Pemasok Bahan Kimia Untuk Obat Sirop
3. Betis dan kaki membengkak
Penyakit ginjal rupanya bisa membuat kaki mengalami gangguan. Buktinya, ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal berikutnya adalah betis dan kaki membengkak, termasuk pergelangan kaki, akibat penumpukan sodium.
4. Mudah lelah dan sulit fokus
Ini adalah tanda ketika ada penumpukan racun dan darah yang tidak jernih dalam tubuh. Akibatnya, seseorang mudah merasa sakit, lemah, dan sulit fokus. Ciri-ciri penyakit ginjal yang satu ini sangat bisa membuat aktivitas sang penderita terganggu.
5. Sulit tidur
Saat ginjal tak bisa menyaring racun dengan baik, racun akan tetap berada dalam darah. Racun tidak terbuang lewat urine. Akibatnya, penderitanya akan merasa sulit tidur. Karena ciri-ciri penyakit ginjal yang satu ini, penderita bisa saja kurang mendapatkan jam tidur yang dibutuhkan tubuhnya.
Berita Terkait
-
Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya
-
Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa
-
Apa Itu Penyakit Pes dan Seberapa Bahaya? Pekerja Lab Rusia Tewas Diduga Terinfeksi
-
5 Fakta tentang Intoleransi Laktosa, Ternyata Beda dari Alergi Susu Sapi?
-
Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri