SuaraBatam.id - Belakangan banyak warga Kepulauan Riau yang mengeluh tak bisa divaksin Booster karena stoknya habis.
Akhirnya, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendatangkan kembali 18.720 dosis vaksinasi booster dari pemerintah pusat.
“Iya benar sudah masuk hari ini, jenisnya vaksin Pfizer sebanyak 18.720 dosis untuk dibagikan ke seluruh kabupaten/kota di Kepri,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mohammad Bisri melalui pesan aplikasi di Batam, Kepri Selasa.
Bisri menjelaskan pembagian jumlah dosis di Kepri dilihat sesuai dengan jumlah banyak penduduknya, di mana Kota Batam yang paling banyak menerima vaksin.
“Untuk Batam sekitar 12.000 dosis vaksin penguat yang dibagikan, disesuaikan dengan jumlah penduduknya,” kata Bisri.
Lalu untuk Kota Tanjung Pinang sebanyak 600 dosis, Kabupaten Bintan sebanyak 300 dosis, Kabupaten Bintan sebanyak 3.600 dosis, Kabupaten Karimun sebanyak 780 dosis, Kabupaten Lingga sebanyak 60 dosis, Kabupaten Natuna sebanyak 936 dosis, Anambas sebanyak 480 dosis dan untuk persediaan di provinsi sebanyak 264 dosis.
Jumlah tersebut, kata Bisri, kemungkinan akan terus bertambah sesuai kebutuhan untuk mempercepat vaksinasi penguat di Kepri. Namun, untuk jenisnya bisa saja vaksin COVID-19 yang diproduksi dalam negeri yaitu IndoVac.
“Kemungkinan untuk selanjutnya kita pakai yang produksi dalam negeri, IndoVac itu,” katanya.
Untuk saat ini, kata dia, vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama di Kepri mencapai 1.789.030 orang atau 99,24 persen, dosis kedua 1.534.698 orang atau 85,13 persen dan dosis ketiga 734.704 orang 53,50 persen. [batam]
Baca Juga: Masih Nganggur? Jangan Lewatkan Job Fair Batam 2022: Ada 1.797 Lowongan Kerja Baru
Berita Terkait
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar