Tidak hanya itu, sesaat sebelum ledakan terjadi pihaknya juga menyebutkan sempat terjadi pemadaman listrik, sebelum ledakan yang mengakibatkan 2 pekerja meninggal dunia, dan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar.
Untuk diketahui, peristiwa ledakan yang terjadi di salah satu kapal pengangkut minyak pada, Kamis (20/10/2022) kemarin menyebabkan dua pekerja berinisial TW (23), dan PJ (23) meninggal dunia akibat ledakan.
Dan dua pekerja lain berinisial RH (23), dan WH (28) mengalami luka bakar yang cukup serius, dan hingga saat ini masih mendapat perawatan secara intensif.
"Sebelum terjadi ledakan sempat terjadi pemadaman listrik saat sedang bekerja. Namun sekitar 45 menit, sempat terlihat kepulan asap sementara yang saya tahu ada juga 4 orang pekerja yang sedang berada di bawah. Saat kejadian saya memang ada di lokasi dan berada di bagian atas. Namun yang kami tahu, belum ada pemberitahuan secara tulisan untuk pekerjaan di bagian tangki kapal," terang Mike selaku Production Manager PT. Marcopollo Shipyard, Jumat (28/10/2022).
Mike juga mengakui bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh para korban hanya berdasarkan instruksi secara lisan.
"Yang saya tahu saat ini, dugaan dari kami pekerjaan itu dilakukan atas instruksi lisan saja," tuturnya.
Mengenai perintah ini, Mike menyebutkan arahan tersebut datang dari PT. PAS, perusahaan subkontraktor yang digunakan PT. Marcopolo dalam proyek terhadap salah satu kapal pengangkut minyak.
Sebelum ledakan, pihaknya juga sempat menyebut adanya pekerjaan cutting tos, dengan menggunakan alat las di bagian atas kapal.
"Sementara di bagian bawah, keempat korban sempat berteriak agar pekerjaan di atas dihentikan dahulu," lanjutnya.
Baca Juga: Kuasa Hukum Akan Laporkan Kejari karena Tak Terima Kepsek SMKN 1 Jadi Tersangka Korupsi
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
-
Jejak Hubungan Bupati Pemalang dan Ayah Staf KPK, Ada Peran Oknum DPRD Jateng
-
Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meninggal Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa
-
DPRD Bentuk Gugus Tugas Selesaikan Sengketa Lahan Kwini dan Kodam Jaya
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!
-
Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara