SuaraBatam.id - Empat orang calon pekerja migran ilegal diamankan Direktorat Polairud Polda Kepri saat penggrebekan Hotel Ramayana di kawasan Nagoya, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau pada Senin (17/10/2022) lalu.
Keempatnya berjenis kelamin perempuan, ikut diamankan bersama seorang tekong berinisial ES (46) asal Sumatera Utara.
"Empat calon pekerja migran ini berasal dari Palembang dan Medan," kata Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Boy Herlambang Selasa (18/10/2022).
Mereka rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia tanpa mengikuti prosedur yang berlaku.
Sementara, tekong berinisial ES ini menerima keuntungan sebesar Rp 3 juta per kepala.
"Mereka diberangkatkan dari Kualanamu menuju Batam kemudian hendak diberangkatkan ke Malaysia," kata dia.
Selain mengamankan pelaku, petugas Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit ponsel, 11 lembar uang pecahan 20 Ringgit Malaysia dan 6 lembar uang pecahan 100 Ringgit Malaysia.
Kemudian, struk penarikan tunai bank BRI sebesar Rp 500 ribu serta kwitansi pembayaran kamar hotel Ramayana.
ES kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 81 juncto 69 atau Pasal 83 juncto 68 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.
Baca Juga: Diunggulkan Meraih Gelar Juara Dunia MotoGP 2022, Francesco Bagnaia Bilang Begini
Berita Terkait
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar