SuaraBatam.id - Jessica Iskandar merugi hampir 10 miliar gara-gara ditipu rekan kerjanya.
Selain rugi materi, dia juga harus mengorbankan waktu untuk mengawal kasus ini yang belum menemukan titik terang ini.
Akhirnya, pihak Jessica Iskandar membongkar bahwa Steven juga pernah dilaporkan oleh pihak lain.
Perihal apa yang dilaporkan oleh pihak lain pun sama, yakni dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan.
Informasi tentang rekam jejak dari penipuan Steven tersebut Ia bagikan melalui Instagram pribadinya.
“TERNYATA OH TERNYATA, sudah terbit 4 laporan Polisi terhadap CSB, dengan dugaan PASAL YANG SAMA YAITU DUGAAN TINDAK PIDANA PENIPUAN DAN/ATAU PENGGELAPAN,” tulisnya seperti yang Hops.ID kutip pada Kamis, 13 Oktober 2022.
Dilain kesempatan, pihak kuasa hukum Jedar sendiri merincikan jumlah kerugian yang dialami oleh setiap korban.
Untuk korban pertama yang dirugikan oleh Steven ini menjumpai kerugian yang fantastis yaitu sebesar 20 miliar.
Sedangkan korban lainnya memperoleh kerugian sebesar 1,8 miliar akibat dua mobil yang dimilikinya dipindahtangankan oleh Steven.
Baca Juga: Steven diduga membawa kabur 11 mobil milik Jessica Iskandar
“Kalo ditotal-total ini sudah sampai mau 50 miliar, gitu kan” ucapnya.
Ia juga mempertanyakan keberadaan Steven ini yang masih belum juga muncul meskipun pemanggilan sudah dilakukan.
Menurutnya, jika memang tidak merasa salah seperti yang disampaikan oleh pengacaranya sebelumnya, maka tidak perlu takut untuk muncul.
“Dan sekarang ini di mana terlapor, harusnya dia konfimasi dong kalo dia merasa dirinya tidak bersalah, hadirkan meteri itu didepan penyidik,” jelasnya.
Dibagikannya informasi kasus ini kepada publik tentu bukan tanpa alasan, Jedar tentu ingin masalah ini cepat terselesaikan.
“Apakah kami para korban ini hanya menunggu sampai CSB semau-maunya sendiri menghadap ke kepolisian? Aku memohon belas kasihan bapak Kapolri untuk mengatensi hal ini (emotikon),” tulisnya.
Berita Terkait
-
Dilema WNI Bermasalah di Kamboja, Korban Perdagangan Orang atau Operator Penipuan?
-
Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Kasus Fraud Rp2,4 Triliun
-
Kasus Dugaan Penipuan Dana Syariah Indonesia, Dirut Minta Maaf
-
Bareskrim Periksa 3 Tersangka Kasus Penipuan PT DSI, Kerugian Capai Rp2,4 Triliun
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025