SuaraBatam.id - Pemerintah sudah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi Kanjuruhan.
Dilansir dari akun Instagram pribadi Mahfud MD, TGIPF telah melakukan rapat perdana.
Mahfud MD menyatakan bahwa TGIPF sepakat agar seluruh kompetisi yang berada di bawah PSSI dihentikan sementara hingga diperbolehkan kembali oleh Presiden, hal ini kemudian disetujui oleh Menpora Zainuddin Amali.
“TGIPF juga menekankan dan disetujui oleh Menpora bahwa semua kompetisi PSSI (Liga 1, 2 dan 3) dihentikan sementara sampai Presiden menyatakan bisa dinormalisasi kembali,” ungkapnya.
Data jumlah korban jiwa Kanjuruhan bertambah jadi 131 orang
Sementara itu dilansir dari Antara pada hari Rabu, 5 Oktober 2022, Polri memperbaharui data jumlah korban jiwa akibat tragedi kerusuhan di Kanjuruhan dari 125 menjadi 131 orang.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Menurutnya perbedaan jumlah korban dengan yang dirilis sebelumnya dikarenakan Tim DVI dan Dinas Kesehatan hanya mendata korban yang dibawa ke rumah sakit.
Sementara itu setelah dilakukan pencocokan data diketahui ada 12 orang yang meninggal di luar fasilitas kesehatan.
Selain 12 orang yang meninggal di luar fasilitas kesehatan tersebut, 44 orang meninggal di rumah sakit pemerintah sedangkan 75 lainnya meninggal di rumah sakit swasta.
Baca Juga: Anggotanya Tendang Penonton di Stadion Kanjuruhan, Jenderal TNI Dudung Percayakan ke TGIPF
Berita Terkait
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
PSSI Tertantang Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Lain Usai FIFA Series
-
Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Penghargaan PSSI Awards
-
Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kronologi Kepala Imigrasi Batam Dicopot usai Viral Dugaan Pungli Wisatawan Asing
-
Kolaborasi Warga, BUMDes dan BRI Dorong Lompatan Ekonomi Desa Sausu Tambu
-
Polisi Singapura Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Pegawai Imigrasi Batam di Pelabuhan
-
Hajar Aswad, Kepala Imigrasi Batam Dicopot Buntut Kasus Pungli WNA di Pelabuhan
-
Konsisten di Pasar Keuangan, BRI Borong 3 Gelar Dealer Utama Terbaik