SuaraBatam.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai PDI Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto dijadwalkan datang ke Batam, Kepulauan Riau pada, Sabtu (8/10/2022) mendatang.
Hal ini dibenarkan Sekretaris DPD PDIP Kepri, Lis Darmansyah yang menyebutkan bahwa kedatangan Hasto akan membuka kegiatanRapat Kerja Daerah (Rakerda).
"Sabtu mendatang di Batam kami agendakan Rakerda. Di sana akan dibuka langsung oleh pak Sekjen," paparnya, Selasa (4/10/2022).
Walau demikian, pihaknya juga menegaskan bahwa kedatangan Hasto tidak terkait dengan laporan pelanggaran Undang-Undang ITE, yang sebelumnya dilakukan oleh Ketua DPD PDIP, Soerya Respationo, Jumat (30/9/2022) lalu.
Untuk diketahui, Ketua DPD PDIP Kepri melaporkan salah satu Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Kepri, Sarafuddin Aluan yang dianggap melakukan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.
Penyebaran berita ini diketahui dilakukan di dua platform media sosial, yaitu melalui grup WhatsApp dan juga akun Facebook pribadinya.
"Kedatangan pak Sekjen tidak ada kaitannya dengan laporan yang kami buat kemarin," ungkapnya.
Lis juga menegaskan, hingga saat ini terlapor belum menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf langsung kepada partai PDI Perjuangan.
Walau pada kesempatan yang sama, Lis menjelaskan bahwa terlapor hanya meminta maaf kepada media.
"Kalau meminta maaf langsung atau mencoba menghubungi pak Ketua, Alhamdulillah hingga saat ini belum ada. Yang kami tahu, beliau meminta maafnya ke media. Namun itu kan hak dia," tuturnya.
Mengenai hal ini, Lis juga menegaskan bahwa pihaknya masih berpikir positif mengenai langkah yang dilakukan oleh terlapor.
"Ini kemungkinan ya, mungkin saja karena kami hanya politisi tingkat DPD atau lokal, dan beliau politisi tingkat Nasional jadi seperti yang saya bilang tadi bahwa hingga saat ini belum ada itikad baik untuk meminta maaf secara langsung," terangnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar
-
Gus Ipul Lantik M Hasan Chabibie sebagai Sekjen Kementerian Sosial
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri
-
PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina