SuaraBatam.id - PSSI tetap melangsungkan pertandingan Grup B kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang mulai berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin.
PSSI memastikan pertandingan itu digelar tanpa penonton di stadion.
"Untuk yang sudah membeli tiket, tata cara pengembalian uang telah diberitahukan melalui surat elektronik," kata Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI Budiman Dalimunthe kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Budiman mengatakan, kebijakan tanpa penonton di stadion itu diambil untuk menghormati pihak-pihak yang berduka akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10).
Peristiwa di Kanjuruhan, yang terjadi setelah laga Liga 1 Indonesia 2022-2023 antara Arema FC versus Persebaya, mengakibatkan 125 orang meninggal dunia.
"Suporter sepak bola Indonesia berduka," kata Budiman menambahkan.
Sementara terkait pengembalian uang bagi yang terlanjur membeli tiket, Budiman menyatakan hal itu dilakukan melalui perusahaan aplikasi rekanan PSSI.
Pembeli diharuskan mengisi dokumen daring yang dikirim melalui surat elektronik. Setelah itu, uang akan dikembalikan dalam jangka waktu 14 hari kerja.
Di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Palestina, Guam dan UEA.
Baca Juga: Usut Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim hingga Ketua Panpel Arema Diperiksa Polri
Pada laga pertama Indonesia akan melawan Guam. Dua hari kemudian skuad "Garuda Asia" menghadapi UEA, menjajal kekuatan Palestina pada Jumat (7/10) dan, terakhir, bersua Malaysia pada Minggu (9/10). Seluruh laga tersebut di Stadion Pakansari mulai pukul 20.00 WIB.
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 diikuti oleh 44 negara yang dibagi ke dalam 10 grup. Nantinya, juara grup dan lima peringkat kedua terbaik berhak tampil di putaran final bersama tuan rumah Piala Asia U-17 2023 Bahrain.
Berita Terkait
-
Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara
-
Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari
-
Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV