SuaraBatam.id - Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kepulauan Riau (Kepri) diprediksi mencapai satu juta orang hingga akhir tahun 2022.
Hal itu diprediksi oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Luki Zaiman Prawira.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Januari-Juli 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kepri sudah mencapai 175 ribu orang.
"Kunjungan wisman Kepri mulai menanjak sejak April, karena pada periode Januari-Maret masih lockdown sebagai antisipasi penyebaran COVID-19," kata Luki di Tanjungpinang, Selasa, dikutip dari Antara.
Ia menyatakan kunjungan wisman ke Kepri kembali menggeliat seiring membaiknya penanganan pandemi COVID-19.
Khusus bulan Juli 2022, katanya, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 80 ribu orang, atau terbesar dibanding bulan-bulan sebelumnya.
"Kita yakin, jumlah wisman Kepri periode Agustus hingga Desember mampu memenuhi target 1 juta orang. Dengan rata-rata kunjungan per bulan sebanyak 100 hingga 200 ribu orang," ujar dia.
Luki menyampaikan berbagai upaya dilakukan untuk mengejar target 1 juta wisman tersebut, antara lain menggelar kegiatan-kegiatan pariwisata khususnya bertaraf internasional, salah satunya Tour De Bintan atau ajang balap internasional terbesar Asia yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bintan pada 14-16 Oktober 2022.
Selain itu, giat promosi pariwisata Kepri ke luar negeri juga terus dilakukan melalui kerja sama di bidang pariwisata antarnegara, terutama dengan negeri jiran Singapura dan Malaysia yang menyumbangkan kunjungan wisman terbesar ke Kepri.
Baca Juga: Buat Wisatawan Nyaman, Kebersihan Toilet Jadi Prioritas Dinas Pariwisata Lombok
"Dalam waktu dekat, Pak Gubernur Ansar Ahmad akan menghadiri kunjungan acara tourism halal di Johor, Malaysia, sekaligus membicarakan kerja sama pariwisata. Demikian pula dengan Menteri Pariwisata Singapura," ujar Luki.
uki menyampaikan pihaknya berupaya keras meyakinkan kepada wisman bahwa saat ini Kepri sangat aman dan nyaman dikunjungi untuk berwisata, sebab perkembangan kasus aktif COVID-19 hanya tersisa 0,1 persen atau 57 orang, sementara capaian vaksinasi secara umum sudah di atas capaian nasional sebesar 70 persen. [antara]
Berita Terkait
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
-
Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi
-
Jakarta Punya Wajah Lain, Destinasi Seru untuk Wisatawan Malaysia
-
Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027