SuaraBatam.id - Warga Natuna di Desa Air Putih berbondong-bondong merayakan tradisi mandi Safar di tepi laut, menandakan berakhirnya bulan Safar dalam kalender tahun Hijriah.
Tradisi mandi safar merupakan upaya melestarikan budaya dan menjadikan mandi Safar sebagai pertunjukan wisata daerah tersebut.
"Kegiatan ini selain menjalankan tradisi turun temurun, juga untuk atraksi wisata di objek wisata Pantai Harapan Desa Air Putih. Kenapa disebut mandi Safar, karena dilakukan pada bulan syafar," kata Erwan sebagai pelaksana kegiatan sekaligus sebagai Sekretaris Desa Air Putih di Natuna, Jumat, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan tradisi mandi syafar dilakukan setiap hari Rabu pada pekan terakhir pada setiap bulan Safar.
Acara tersebut dilaksanakan sepanjang pantai di daerah Desa Air Putih. Salah satunya adalah di pantai Harapan.
Sebelum kegiatan mandi Safar dimulai, kata Erwan, setiap orang mempersiapkan makanan khas daerah masing - masing sebagai sajian untuk kegiatan makan bersama oleh warga setempat.
"Bisa seperti ketupat, gulai ikan, gulai ayam, dan ada juga yang membawa makanan serondeng, termasuk berbagai jenis kue kue dan sebelum acara makan bersama, itu nanti warga desa saling tukar menukar makanan satu dengan yang lain," kata Erwan.
Selanjutnya, makanan yang telah dipersiapkan akan disantap secara bersama sama pada petang hari atau setelah sholat Ashar di pesisir pantai tempat pelaksanaan mandi Safar dilaksanakan.
"Sebelum acara makan bersama dan mandi Safar, terlebih dahulu dilaksanakan doa bersama yaitu doa selamat dan tolak bala," kata Erwan.
Baca Juga: Bak Sinetron! Diduga Tak Pernah Melayat, Jenazah di Kediri Tak Ada yang Antar ke Makam
Sementara penggiat budaya dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Kabupaten Natuna, Nurizam, mengatakan tradisi mandi Safar di laut merupakan warisan budaya tak benda yang dimiliki Natuna wajib dilestarikan.
"Ini tradisi khas Natuna, ada beberapa wilayah di Natuna melakukan itu, seperti di Kecamatan Pulau Tiga juga melakukan hal yang sama namun bedanya disertai dengan ada tulisan ayat-ayat Al Quran di kertas lalu direndam ke dalam wadah air lalu dimandikan kepada setiap orang pada ritual tersebut," kata Nurizam.
Selain sektor budaya dan pendidikan, Ia menyebut kegiatan mandi Safar juga bagian pariwisata yang harus dilestarikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.
"Kami berharap kegiatan ini bisa masuk dalam program pemajuan budaya oleh kementerian berikutnya, karena tahun ini kita masih fokus hanya pada dua desa di Natuna yaitu Desa Sepempang dan Desa Limau Manis yang masuk dalam program desa pemajuan kebudayaan," kata Nurizam. [antara]
Berita Terkait
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Tradisi Unik Makan Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru, Bawa Keberuntungan hingga Jodoh
-
Jebakan Euforia Kolektif: Menelaah Akar Psikologis Perayaan Tahun Baru yang Merusak
-
Bakar-Bakaran Malam Tahun Baru, Tradisi Sederhana yang Selalu Dinanti
-
Tradisi Natal Unik Sir Alex Ferguson di Manchester United, Dirindukan Banyak Pemain
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen