SuaraBatam.id - Dalam pertemuan bilateral Indonesia dengan Singapura di Bali, kedua negara sepakat membangun potensi ekonomi hijau.
Pertemuan dilakukan di sela Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) serta Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) pada 19--23 September 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan bertemu Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.
“Perdagangan kita dan Singapura terbilang erat dan tanpa masalah. Singapura adalah mitra strategis Indonesia. Untuk itu, saya dan Menteri Gan Kim Yong sepakat untuk mengeksplorasi potensi-potensi kerja sama di sektor baru,” kata Mendag di Nusa Dua, Bali, Rabu, dikutip dari Antara.
Mendag menyampaikan, sektor-sektor yang diindikasikan dapat dieksplorasi lebih lanjut oleh kedua Menteri antara lain perdagangan jasa dan ekonomi hijau (green economy).
Selain itu Menteri Gan Kim Yong memberikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia dalam mengekspor ayam segar ke Singapura.
“Saya mengapresiasi ekspor ayam segar Indonesia ke Singapura yang mendukung keamanan pangan Singapura,” ujar Menteri Gan Kim Yong.
Membahas kerja sama di ASEAN, Mendag Zulkifli Hasan meminta dukungan Singapura terkait sekretariat RCEP.
“Saya mengharapkan dukungan Singapura untuk pendirian Sekretariat RCEP di Jakarta sebagai unit pendukung di bawah Sekretariat ASEAN," jelas Mendag Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Wonder Kid Bali United Sukses Beri Pembuktian, Stefano Cugurra Beri Pujian Setinggi Langit
Merespons hal tersebut, Menteri Gan Kim Yong menyampaikan dukungannya dan menyatakan kesiapannya dalam mendukung peran Indonesia sebagai Ketua ASEAN di tahun 2023.
Dalam pertemuan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan undangannya kepada para pebisnis dan kalangan pengusaha Singapura untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 secara fisik pada 19–23 Oktober 2022 di ICE BSD, Tangerang dan secara virtual pada 19 Oktober–19 Desember 2022.
Berita Terkait
-
Piala AFF 2026: Jamu Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Kapten Singapura Kirim Ancaman
-
Pemuda Indonesia-Singapura Kolaborasi Jaga Stabilitas Multikulturalisme Kawasan
-
Laga Timnas Indonesia Vs Singapura di Piala AFF 2026 Bakal Istimewa, Kenapa?
-
Perluas Jangkauan, Importa Furniture Hadirkan Cabang ke-26 Sekaligus Pusat Distribusi di Bali
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen