SuaraBatam.id - Sekelompok begal kembali beraksi di Batam, Kepulauan Riau. Merekapun tak segan melakukan tindakan sadis.
Baru-baru ini kepolisian Polsek Sagulung mengamankan tiga orang begal yang beraksi di beberapa tempat di Batam.
Korban mereka adalah seorang pengendara motor.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Ipda Hasmir, merilisi ketiga begal ini masing-masing Andi, Panca dan Andre.
"Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda," kata Hasmir, Sabtu (10/9/2022).
Andi adalah orang pertama yang ditangkap di kawasan Tanjung Sengkuang, Batuampar pada Rabu (24/8/2022). Penangkapan berdasarkan laporan korban bernama Erisman.
Diketahui, Andi bersama kedua rekannya membegal Erisman di kawasan Sagulung pada Jumat (19/8/2022).
"Korban dicegat dan dianiaya oleh para pelaku hingga motor korban bermerk Honda Beat pun berhasil dibawa kabur oleh pelaku," ujar Hasmir.
Akibatnya, Erisman mengalami luka serius. Keningnya berdarah dan tulang ibu jarinya patah.
Baca Juga: Update Harga Tiket Kapal Feri Tanjungpinang, Karimun dan Batam
Selain motor, dua unit Handphone Samsung S9 dan Vivo Y51 juga dirampas para pelaku, korban pun mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta.
Setelah meringkus Andi, polisi kemudian mengembangkan ke dua pelaku lainnya yakni Andre dan Panca.
"Pelaku mengakui bahwa melakukan aksi bersama rekannya yang saat ini tengah berada di Kabupaten Bintan," imbuhnya.
"Dua orang pria bernama Andre dan Panca berhasil kita tangkap di Bintan, proses penangkapan dibantu oleh Unit Reskrim Polsek Bintan Utara," tambahnya.
Ketiga begal tersebut pun mengakui bahwa tak hanya sekali beraksi. Sebelumnya pada Minggu (31/7) lalu juga melakukan aksinya di kawasan Cipta Land, Kecamatan Sekupang.
"Korbannya wanita bernama Cindy saat itu, pelaku menodongkan pisau untuk mengancam korban, kita masih selidiki apakah ada korban-korban lainnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Tangkap Begal Dapat Rp50 Juta, Wamendagri Wanti-wanti Dedi Mulyadi Soal Koridor Hukum
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant