SuaraBatam.id - Singapura dan Malaysia saat ini menguji coba pencabutan ketentuan bermasker. Sementara Indonesia dipastikan tetap konsisten pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Malaysia dan Singapura akan lakukan uji coba (lepas masker). Indonesia punya cara sendiri, seperti PPKM yang terus dimodifikasi," kata Kepala Subbid Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas COVID-19 Alexander K. Ginting saat menjadi pembicara Talkshow: Mengukur Relevansi Protokol Kesehatan yang diikuti dari Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan pencabutan ketentuan bermasker di kedua negara tetangga Indonesia itu, tentu ada pertimbangan karena positivity rate di bawah 1 persen dan tingkat imunitas masyarakat yang tinggi, serta ada jaminan untuk penanganan pasien komorbid.
"Indonesia juga punya (jaminan penanganan pasien), tapi apakah sudah seperti negara luar?. Di Indonesia tingkat kepatuhan prokes masih kurang, seperti yang bergejala, kalau di Indonesia, anak sakit maka disuruh sekolah, jadinya satu kelas sakit," katanya.
Ia mengatakan instrumen menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan (3M), tracing, testing, treatment (3T), dan vaksinasi sudah menjadi pola yang harus dilakukan di Indonesia dan terbukti efektif serta memperoleh respons positif masyarakat internasional.
Ia pun mengajak agar instrumen tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.
"Tentu cara di luar belum tentu aman di Indonesia. Bahkan, penerapan aturan Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali saja berbeda," katanya.
Malaysia mencabut aturan wajib masker dalam ruangan, Rabu (7/9). Pemakaian masker menjadi pilihan masing-masing orang di Malaysia.
Pelonggaran terbaru ini dilakukan karena situasi COVID-19 terus membaik di Malaysia. Kasus baru COVID-19 di Malaysia telah menurun sejak puncak sebelumnya mencatat lebih dari 30.000 infeksi pada Maret 2022.
Sama dengan Malaysia, Singapura sudah lebih dulu mencabut aturan masker di akhir Agustus.
Satgas COVID-19 melaporkan jumlah kasus pada Kamis di Indonesia bertambah 3.138 orang. Dengan tambahan kasus itu, jumlah total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 6.385.140 kasus.
Selain itu, ada 3.441 orang di Indonesia yang sembuh dari COVID-19 dalam sehari. Jumlah total kasus sembuh dari Corona di RI sebanyak 6.189.607 orang.
Pemerintah juga melaporkan ada 12 pasien Corona yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Jumlah total kematian di Indonesia menjadi 157.729 kasus. [antara]
Tag
Berita Terkait
-
Keluarga Pasien Klarifikasi Usai Intimidasi Dokter di RSUD Sekayu, Dokter Tetap Tempuh Jalur Hukum
-
Kronologi Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Buka Masker, Keluarga Pasien Ngamuk Pelayanan Lamban!
-
Viral Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Keluarga Pasien Lepas Masker, Ini 6 Fakta Mengejutkan!
-
Kemenkes RI Buka Suara Soal Varian Covid-19 Baru di Singapura, PPKM Bisa Kembali Berlaku?
-
Penumpang KRL dan Kereta Api Jarak Jauh Sudah Boleh Lepas Masker
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi