SuaraBatam.id - Netflix telah memutuskan untuk menolak semua kampanye iklan terkait dengan politik, perjudian, dan juga cryptocurrency, seperti disebut laporan dari surat kabar lokal, The Sydney Morning.
Ini menyusul rencana Netflix yang akan menayangkan iklan.
Selain iklan terkait dengan ini, Netflix juga tidak akan menjalankan iklan yang menjual produk kepada anak-anak dan kini tengah mempertimbangkan untuk melakukan pembatasan iklan farmasi.
Melansir wartaekonomi, Netflix menjelaskan bahwa layanan berbasis iklan ini akan mulai ditayangkan per 1 November di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, dan Prancis.
Seperti diketahui, raksasa streaming, Netflix mengumumkan pada Juli bahwa pihaknya akan meluncurkan layanan baru yang didukung iklan untuk meningkatkan pendapatan setelah sebelumnya mengalami penurunan jumlah pelanggan secara signifikan selama dua kuartal berturut-turut.
Diketahui bahwa Netflix telah kehilangan sebanyak 200.000 pelanggan pada tiga bulan pertama tahun 2022, dan di kuartal keduanya Netflix kehilangan sebanyak 970.000 pelanggan.
Dilansir dari Cointelegraph pada Selasa (6/9/2022), layanan baru Netflix yang didukung iklan rencananya akan diluncurkan pada November mendatang.
Netflix akan meluncurkan dengan tingkat berlangganan yang lebih murah agar dapat bersaing dengan Disney+ yang juga telah meluncurkan paket berbasis iklan.
Baca Juga: BBM Naik, Jokowi Dituding Manfaatkan Momen Sambo Effect
Berita Terkait
-
Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun
-
Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober
-
Sacrifice Tayang 16 Oktober, Chris Evans Terjebak Kultus Anya Taylor-Joy
-
Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?
-
Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI