SuaraBatam.id - Rute pesawat Batam-Pontianak akan kambali disedikan oleh Maskapai Lion Air di Bandara Hang Nadim Batam.
Rute pesawat ke pulau Kalimantan itu disediakan pulang pergi, dan berlaku pada 7 September 2022.
Namun, hanya disediakan satu layanan penerbangan sehari dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak.
Penerbangan dari Batam ke Pontianak berangkat pada pukul 9.40 WIB. Sedangkan dari Pontianak menuju Batam take off pada pukul 16.25 WIB.
"Penerbangan antarpulau tersebut bertepatan momentum “September Ceria” sebagai upaya dalam mempermudah aktivitas kebutuhan masyarakat dengan kategori perjalanan bisnis, keluarga hingga wisata sejalan upaya mendukung pemulihan serta percepatan perekonomian daerah sektor domestik dari wilayah Pulau Sumatera ke Pulau Kalimantan bagian barat," ungkap Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Sabtu (3/9/2022) dikutip dari siaran pers yang dimuat di Batamnews--jaringan suara.com.
Rute Batam – Pontianak – Batam dipersiapkan guna melengkapi pilihan jalur atau penerbangan yang sudah berjalan yaitu singgah di bandar udara lain.
Penerbangan kembali menawarkan kemudahan penumpang untuk melakukan penerbangan lanjutan yang saling terhubung (connecting flight) ke berbagai melalui jaringan Lion Air Group.
Dari Bandar Udara Internasional Supadio ke Sintang, Putussibau, Ketapang, Palangkaraya, Semarang, Yogyakarta Kulonprogo, Surabaya, Makassar, Semarang, Balikpapan, Banjarmasin dan destinasi lainnya.
"Kemudian dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam ke Bandar Lampung, Jakarta–Soekarno-Hatta, Jambi, Medan, Padang, Palembang, Pangkalpinang, Pekanbaru, Surabaya, Natuna, Letung Anambas dan kota tujuan lain," kata Danang.
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda