SuaraBatam.id - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam berencana membuka bursa kerja pada Oktober 2022.
Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebutkan dalam perjalanannya, bursa kerja yang dimaksud akan menggandeng berbagai perusahaan yang ada di Batam.
"Untuk pelaksanaan paling lambat akhir Oktober atau November. Kita akan bekerjasama dengan berbagai perusahaan di Batam," terangnya, Kamis (25/8/2022).
Saat ini pihaknya mengaku masih tahap konsolidasi dengan beberapa perusahaan, terutama Perusahaan Pemodal Asing (PMA).
Untuk itu, pihak ya belum dapat memberikan data mengenai target tenaga kerja yang akan dibutuhkan.
"Untuk target tenaga kerja yang akan diserap masih dalam penghitungan. Kami berharap bisa sampai ribuan," lanjutnya.
Berdasarkan data Disnaker Batam, sejak Januari hingga Agustus 2022, tercatat jumlah pencari kerja di Kota Batam mencapai 13.021 orang.
Jumlah ini berdasarkan permohonan Kartu Kuning AK1, mulai dari lulusan pendidikan SD, SMP sampai dengan S2.
"Hingga pertengahan tahun ini pencaker baik yang ngurus di Kecamatan maupun di kantor Disnaker totalnya 13.021 orang," ungkapnya.
Baca Juga: BP Batam Pertimbangkan Peluang Ekspor Ayam ke Singapura
Dari puluhan ribu pencaker ini, hampir sebagian besar merupakan pencaker yang memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA), dan belum memiliki keterampilan khusus.
Rudi mengutarakan bahwa pihaknya akan segera memfungsikan Balai Latihan Kerja (BLK), yang hingga saat ini belum dioperasionalkan secara maksimal.
"Bagi pencaker dengan kategori ini, sesuai arahan Pemerintah Pusat. BLK akan dimaksimalkan pada 2024 mendatang," tuturnya.
Untuk solusi sementara, pihak Disnaker diakuinya aktif memberikan berbagai pelatihan kerja yang dilakukan hingga ke Kecamatan.
Namun, bagi lulusan luar daerah ia mengingatkan dalam mencari kesempatan bekerja di Batam, wajib untuk dibarengi dengan sertifikat pelatihan lokal.
"Solusi saat ini, kita rutin berikan pelatihan kerja, itu pun juga kita sediakan khusus bagi mereka yang punya KTP Batam," paparnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Tag
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi